• Selasa, 28 Mei 2024

Sekitar 13.500 Pemudik Asal Sumatera Menyeberang ke Pulau Jawa Tanpa Tiket

Jumat, 19 April 2024 - 10.46 WIB
95

Pelabuhan Bakauheni. Foto: Ist.

Kupastuntas.co, Lampung Selatan - Sebanyak 742.896 pemudik asal pulau Sumatera sudah kembali ke pulau Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni. Dari total tersebut, 1,8 persen atau sekitar 13.500 orang yang menyeberang belum memiliki tiket.

Corporate Secretary ASDP Shelvy Arifin mengatakan, memasuki H+8 lebaran atau Kamis (18/4/2024), trafik penumpang dan kendaraan yang meninggalkan sumatera menuju ke pulau jawa terpantau berangsur normal dan mengalir lancar.

Adapun jumlah akumulatif penumpang yang telah kembali ke pulau Jawa sebanyak 742.896 orang atau mencapai 89 persen bila dibandingkan jumlah penumpang yang berangkat dari pulau jawa sebanyak 835.718 orang.

Selvy mengatakan, secara data akumulatif pemudik bertiket yang tiba di pelabuhan Bakauheni saat arus balik mencapai 98,2 persen, sementara sisanya sekitar 1,8 persen belum memiliki tiket.

"Pencapaian pada arus balik ini luar biasa, dimana sosialisasi dan edukasi yang dibantu oleh Pemprov Lampung dan jajaran mendapatkan respon positif dari masyarakat atau pengguna jasa yang patuh untuk membeli tiket maksimal H-1 keberangkatan dan tiba di pelabuhan sesuai jadwal," tegasnya.

Ia menerangkan, para pemudik yang belum memiliki tiket selanjutnya diberhentikan di buffer zone yang telah disediakan dan diminta petugas untuk membeli tiket di tenda penjualan tiket yang ada di buffer zone tersebut.

Setidaknya ada 9 titik buffer zone yang disediakan, yakni lima titik di tol Terbanggi-Bakauheni (Bakter) di jalur B atau arah menuju Pelabuhan Bakauheni. 

Untuk buffer zone di Jalinsum ini berada di wilayah Kabupaten Lampung Selatan, yakni Terminal Agribisnis Gayam, Rumah Makan Gunung Jati, Rumah Makan Tiga Saudara, dan Kantor Lama Balai Karantina Pertanian.

Menurut Selvy, konsistensi penerapan sistem penundaan atau delaying system yang kembali diterapkan oleh Polda Lampung dan seluruh aparat pendukung melalui penyediaan titik zona penyangga atau buffer zone di rest area.

"Ini menjadi kunci success dalam kelancaran arus balik sebagai upaya menyeimbangkan antara kapasitas pelabuhan yang tersedia dengan jumlah kendaraan yang masuk ke dalam pelabuhan," tegasnya. 

Pada kesempatan tersebut dirinya juga memberikan apresiasi atas kolaborasi Pemprov Lampung sehingga  arus balik lebaran tahun 2024 ini dapat berjalan dengan lancar, aman dan terkendali.

"Terima kasih kepada Bapak Gubernur Lampung beserta jajaran, Kadishub Provinsi Lampung, dan juga Kadiskominfotik Provinsi Lampung yang telah banyak membantu dan bersinergi sehingga arus balik penyeberangan berjalan lancar dan terkendali," kata dia.

Sementara untuk kendaraan roda dua yang telah kembali ke jawa sebanyak 72.445 unit atau mencapai 93 persen jika dibandingkan jumlah kendaraan roda dua yang berangkat dari pulau jawa sebanyak 77.573 unit kendaraan," Imbuhnya.

Sedangkan kendaraan roda empat yang telah kembali ke pulau jawa sebanyak 90.615 unit atau mencapai 91 persen jika dibandingkan dengan jumlah berangkat dari pulau jawa sebanyak 100.087 unit kendaraan.

"Dari data trafik tersebut, secara akumulatif total kendaraan yang telah kembali dari sumatera ke pulau jawa sebanyak 174.216 unit atau mencapai 89 persen jika dibandingkan jumlah yang berangkat saat arus mudik dari Jawa sebanyak 196.287 unit kendaraan," pungkasnya. (*)