Jaringan Listrik Padam Akibat Pohon Tumbang di Canggu Lampung Barat
Pohon tumbang di Pekon (Desa) Canggu Kecamatan Batu Brak, yang menimpa jaringan kabel listrik utama. Foto: Ist.
Kupastuntas.co, Lampung Barat - Akibat peristiwa bencana alam berupa pohon tumbang yang terjadi di Pekon (Desa) Canggu Kecamatan Batu Brak, yang menimpa jaringan kabel listrik utama di wilayah setempat, sambungan listrik ke sebagian rumah warga padam.
Iwan, warga Canggu mengatakan, pasca tumbanya pohon dan menimpa kabel jaringan akses pasokan listrik ke rumah warga khususnya yang terhubung pada jalur listrik mengalami pemadaman.
"Iya masih padam sampai sekarang, karena kan ini jaringan utama nya jadi otomatis padam semua yang nyambung sama jaringan kabel ini," kata Iwan, kepada Kupastuntas.co via sambungan WhatsApp, Selasa (24/9/2024).
Ia menambahkan, hingga saat ini petugas gabungan baik dari pihak Kepolisian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), hingga PLN dibantu masyarakat masih berupaya melakukan evakuasi terhadap pohon tumbang.
"Petugas masih di lokasi melakukan evakuasi mulai dari BPBD, dari PLN juga sudah datang, mudah-mudahan padam nya enggak lama karena kan listrik ini jadi kebutuhan masyarakat juga," pungkasnya.
Baca juga : Breaking News, Pohon Tumbang Hambat Arus Lalu Lintas di Canggu Lampung Barat
Sementara Kepala BPBD Lampung Barat, Padang Priyo Utomo, saat dikonfirmasi mengatakan jika saat ini petugas sudah di lokasi untuk membantu proses evakuasi.
"Tim sudah dilokasi untuk penanganan mudah-mudahan segera selesai," terangnya.
Diberitakan sebelumnya, akibat hujan deras yang terjadi di sebagaian wilayah di Lampung Barat, peristiwa bencana alam berupa pohon tumbang terjadi di Pekon (Desa) Canggu, Kecamatan Batu Brak, akibatnya akses lalu lintas terhambat.
Berdasarkan video berdurasi 26 detik yang diterima Kupastuntas.co nampak sebuah pohon dengan ukuran yang cukup besar tumbang dan membentang di badan jalan, selain itu batang pohon juga menimpa jaringan kabel listrik.
Tampak beberapa kabel jaringan listrik utama yang melintasi wilayah tersebut terputus, beberapa kendaraan juga terlihat berhenti karena tidak bisa melintas sebab puing-puing pohon menutupi seluruh badan jalan nasional tersebut. (*)
Berita Lainnya
-
Proyek Irigasi Rp37,7 M di Lampung Barat Diduga Belum Kantongi Dokumen Lingkungan Lengkap
Kamis, 12 Februari 2026 -
Rawan Bencana, Lampung Barat Perkuat Kewaspadaan Dini Lewat Kekuhan
Kamis, 12 Februari 2026 -
Proyek Irigasi Rp37,7 Miliar di Suoh Tuai Keluhan, DPRD Minta Evaluasi
Rabu, 11 Februari 2026 -
Anggaran Hibah Ormas Lampung Barat Naik di 2026, Ini Daftar Penerimanya
Rabu, 11 Februari 2026









