Pemprov Lampung Genjot Produksi Padi Wujudkan Swasembada Pangan

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Lampung, Bani Ispriyanto. Foto: Ria/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Pemerintah
Provinsi (Pemprov) Lampung terus berupaya mengakselerasi pembangunan ekonomi
yang inklusif melalui sektor pertanian, dengan fokus utama mewujudkan
swasembada pangan pada tahun 2025.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan dan
Holtikultura Provinsi Lampung, Bani Ispriyanto mengatakan, jika beberapa
program akan dilakukan untuk mewujudkan program swasembada pangan tersebut.
"Tujuan utamanya adalah membangun ekonomi
yang inklusif. Salah satunya adalah upaya untuk meningkatkan produksi pangan
dengan cara mewujudkan swasembada pangan ditahun 2025," kata dia saat
dimintai keterangan, Senin (28/4/2025).
Menurutnya upaya yang dilakukan untuk mewujudkan
swasembada pangan tersebut seperti menambah luas tanam, optimalisasi lahan rawa
hingga program pompanisasi.
"Upaya yang dilakukan banyak, kita memiliki
program penambahan luas tanam, optimalisasi lahan rawa kemudian pompanisasi.
Dan tahun 2025 irigasi juga diperbaiki oleh kementerian PU kemudian pupuk sudah
100 persen subsidi," jelasnya.
Ia mengatakan jika pada tahun 2025 ini Pemprov
Lampung telah menetapkan produksi padi sebanyak 3,5 juta dan mengalami peningkatan
dari tahun sebelumnya yang mencapai 2,7 juta ton.
"Jadi itu upaya untuk meningkatkan produksi
dan tahun 2025 ini target yang ditetapkan oleh pak gubernur 3,5 juta ton kalau
luas tanam kita 700 ribu hektare," jelasnya.
Ia menjelaskan jika hingga saat ini produksi padi
yang telah dihasilkan mencapai 50 persen dari target yang ditetapkan dan gabah
tersebut telah diserap oleh Bulog.
"Sampai sekarang kita sudah 50 persen lebih
sampai dengan bulan April. Selain itu di April saja target produksi kita 611
ribu ton dan ini sudah diamankan oleh Bulog dengan harga 6.500 sesuai
HPP," tuturnya.
Oleh karena itu dirinya optimis pada tahun 2025
ini target produksi sebanyak 3,5 juta ton dapat tercapai dengan mendorong
petani untuk mempercepat proses tanam.
"Sampai Desember semoga terkejar, setiap
hari kita kelapangan untuk mendorong petani begitu panen untuk segera olah
lahan langsung tanam sehingga sebelum panen sudah semai bibit," kata dia.
Sementara itu untuk antisipasi musim kemarau
pihaknya telah mengusulkan bantuan pompa kepada Kementerian Pertanian untuk
mengantisipasi kekeringan.
"Untuk antisipasi kekeringan kita sudah
usulkan pompanisasi ke kementerian dan
semoga ini dapat segera direalisasikan," kata dia.
Sebelumnya Tenaga Ahli Menteri Pertanian Pamuji
Lestari mengatakan jika Provinsi Lampung masuk wilayah utama di Indonesia
sebagai target swasembada pangan.
Selain Lampung daerah yangditetapkan sebagai
target swasembada pangan adalah Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, dan
Sumatera Selatan. (*)
Berita Lainnya
-
Indosat Ooredoo Hutchison Catatkan Laba Bersih dan ARPU yang Progresif di Kuartal I 2025 di Tengah Kondisi Pasar yang Menantang
Rabu, 30 April 2025 -
Pemprov Lampung Bentuk Satgas Mitigasi dan Pengendalian Banjir
Rabu, 30 April 2025 -
Polisi Gadungan Peras Wanita Warga Bandar Lampung, Ancam Sebar Video Syur Korban
Rabu, 30 April 2025 -
692 Peserta Tak Hadir UTBK-SNBT di Unila
Rabu, 30 April 2025