Terkendala Lahan, Pringsewu Belum Usulkan Lokasi Pembangunan Sekolah Rakyat
Terkendala Lahan, Pringsewu Belum Usulkan Lokasi Pembangunan Sekolah Rakyat. Foto: Ist.
Kupastuntas.co. Pringsewu - Hingga saat ini Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung belum mengusulkan lokasi lahan untuk Pembangunan Sekolah Rakyat lantaran terkendala ketersediaan lahan.
Pj.Sekretaris Daerah Pringsewu, Andi Purwanto mengatakan, sesuai surat edaran Menteri Sosial, lokasi lahan minimal berupa tanah dengan luas 5 s/d 10 hektare untuk Pembangunan Sekolah Rakyat.
"Pemkab Pringsewu tidak memiliki lahan seluas itu dalam satu hamparan. Kalaupun ada lahan di Kecamatan Pagelaran Utara kurang lebih seluas, 4,5 hektar, itu direncanakan untuk pembangunan Lapas dan Ma Kodim," kata Andi, Selasa (10/6/2025).
Jika memang diharuskan menyediakan lahan, lanjut Andi, Pemkab Pringsewu akan melakukan tahapan demi tahapan seperti proses pengadaan hingga pembebasan lahan.
"Pada dasarnya Pemkab Pringsewu mendukung program pemerintah pusat namun demikian disesuaikan dengan kemampuan yang kita miliki," terangnya.
Untuk diketahui, Berdasarkan surat edaran Menteri Sosial RI tanggal 11 Maret 2025 Nomor : 5-33/MS/PR 04.01/3/2025 tentang dukungan partisipasi pemerintah daerah se Indonesia dalam pembentukan sekolah rakyat, proposal pengusulan lokasi lahan minimal berupa tanah dengan luas lahan 5 s/d 10 hektar. (*)
Berita Lainnya
-
Kasus Keracunan MBG Disorot, Anggota DPD RI Desak Pengelola SPPG Perketat Standar Higienitas
Jumat, 27 Februari 2026 -
Balap Liar di Sukoharjo Pringsewu, Polisi Amankan 30 Remaja dan 17 Sepeda Motor
Kamis, 26 Februari 2026 -
Sudin Reses di Pringsewu, Warga Keluhkan Infrastruktur Rusak, Judi Online, Pinjol hingga Kualitas MBG
Rabu, 25 Februari 2026 -
Kakek di Pringsewu Ditemukan Tewas Dalam Sumur
Selasa, 24 Februari 2026









