• Sabtu, 30 Agustus 2025

Kapal Tongkang Terdampar di Pantai Harapan Diduga Milik Titan Group

Jumat, 29 Agustus 2025 - 14.33 WIB
55

Penampakan kapal tongkang yang terdampar di Pantai Harapan. Foto: Ist

Kupastuntas.co, Tanggamus – Tongkang bertuliskan Titan 24 yang terdampar di Pantai Harapan, Pekon Way Gelang, Kecamatan Kotaagung Barat, Kabupaten Tanggamus, Lampung, diduga milik Titan Group (Titan Infra Energy), perusahaan energi terintegrasi di sektor pertambangan dan logistik batubara.

Sebelumnya, tongkang ini terdampar akibat cuaca buruk yang melanda perairan Teluk Semaka. Hingga Jumat (29/8/2025), Titan 24 masih teronggok di pesisir dan belum ada kejelasan proses evakuasi. Keberadaan awak tongkang juga belum diketahui.

Di lokasi, anggota Satpolairud Res Tanggamus bersama personel Pangkalan Pos Polairud Polda Lampung Tanggamus melakukan pemantauan terhadap kegiatan evakuasi tongkang ke tengah laut, sebagai tindak lanjut insiden yang dipicu cuaca buruk di perairan Teluk Semaka.

Sebagai gambaran, tongkang/ponton adalah moda angkutan berbentuk kotak terapung tanpa sistem pendorong dan bergantung pada kapal tunda. Spesifikasi Titan 24 diperkirakan merujuk kelas 2.000 metrik ton (MT) dengan rincian, Panjang keseluruhan sideboard: 180 kaki (±52,67 meter), lebar: 50 kaki (±15,24 meter). Lebar pintu ramp: 5 meter. Kapasitas muat: ±2.000 Meter. Berat mati (empty weight): ±1.500 ton, dan Kekuatan dek: 5 ton/m²

Warga sekitar mengaku penasaran sekaligus khawatir. “Kapal sebesar ini sudah dua hari tidak bergerak. Lebih aneh lagi, ini bukan tongkang di Teluk Semaka, ini tongkat pengangkut batubara, tapi darimana kapal ini sampai hanyut ke sini," ujar Suryadi, warga Way Gelang.

Titan Infra Energy diketahui mengoperasikan berbagai ukuran tongkang, termasuk kelas 270–300 kaki berkapasitas 6.000–8.000 ton untuk angkutan batubara dari Sumatera Selatan, yang dipilih karena biaya logistiknya relatif ekonomis.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari perusahaan maupun otoritas terkait mengenai penanganan lebih lanjut terhadap Titan 24 di Tanggamus dan keberadaan awaknya. (*)