• Sabtu, 13 Desember 2025

Lampung Tengah Kebut Perbaikan 41 Kilometer Jalan Rusak demi Dongkrak Akses Warga

Selasa, 11 November 2025 - 16.50 WIB
67

Ilustrasi. Foto: Ist

Kupastuntas.co, Lampung Tengah – Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah terus menggenjot penyelesaian perbaikan infrastruktur jalan yang selama ini menjadi keluhan utama masyarakat. Dengan total anggaran lebih dari Rp 260 miliar pada tahun 2025, pemerintah daerah berupaya menyelesaikan puluhan kilometer ruas jalan rusak yang tersebar di berbagai wilayah.

Berdasarkan data Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Lampung Tengah, terdapat 41,541 kilometer ruas jalan rusak yang menjadi pekerjaan besar bagi pemerintah. Plt Sekretaris Dinas BMBK Lampung Tengah, Melia Sari Dewi, menegaskan bahwa semua ruas tersebut akan masuk dalam program perbaikan.

“Peningkatan infrastruktur jalan menjadi prioritas utama kepemimpinan Bupati Ardito Wijaya. Anggaran perbaikan jalan tahun ini bersumber dari APBD murni Rp 99 miliar, APBD perubahan Rp 51 miliar, dan pinjaman dari PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) sebesar Rp 110 miliar,” ujarnya, Selasa (11/11/2025) dikutip dari Tribun Lampung.

Ia menjelaskan bahwa progres perbaikan telah mencapai 49,68 persen, naik dibandingkan capaian tahun 2024 yang berada pada angka 46,11 persen. Proyek perbaikan tak hanya fokus pada badan jalan, tetapi juga mencakup pembangunan drainase dan tanggul guna menunjang kualitas serta daya tahan infrastruktur.

“Sejauh ini, peningkatan infrastruktur atau perbaikan jalan ada 24 paket pengerjaan yang terbagi di seluruh kecamatan di Lampung Tengah. 19 di antaranya sudah dianggap selesai, kemudian 5 titik pengerjaan masih berjalan sampai saat ini,” kata Melia.

Ruas-ruas jalan yang masih dalam proses pengerjaan di antaranya Dono Arum-Muji Rahayu Kecamatan Seputih Agung sepanjang 1,575 kilometer, yang terdiri dari perbaikan jalan rigit 270 meter dan fleksibel 1,305 meter. Selain itu, perbaikan juga dilakukan pada ruas Negara Aji Tua-Srimarga Rahayu/Marhen di Kecamatan Anak Tuha sepanjang 3,575 kilometer, ruas Mojokerto-Padang Ratu di Kecamatan Padang Ratu sepanjang 4,179 kilometer, serta ruas Bumi Nabung sepanjang 2,018 kilometer.

“Dari upaya perbaikan infrastruktur tersebut, kami dituntut wajib memberikan manfaat konkret untuk memperlancar laju kendaraan masyarakat sebagai bagian dari tugas,” ujarnya.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah telah resmi mendapatkan pinjaman dari PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) senilai Rp 110,48 miliar. Dana tersebut difokuskan untuk peningkatan empat ruas jalan strategis yang diharapkan mampu memperkuat konektivitas antarwilayah serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. (*)