• Sabtu, 29 November 2025

Bapeltan Lampung Dukung Pengembangan Usaha Petani Milenial Tulang Bawang Barat

Sabtu, 29 November 2025 - 15.26 WIB
31

Bapeltan Lampung Dukung Pengembangan Usaha Petani Milenial Tulang Bawang Barat. Foto: Ist.

Kupastuntas.co, Tulang Bawang Barat - Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Lampung terus mendukung pengembangan usahatani yang dilakukan oleh generasi muda petani milenial yang ada di wilayah kerja, yaitu Provinsi Lampung, Sumatera Selatan, Bengkulu dan Kepulauan Bangka Belitung.

Kepala Bapeltan Lampung, Adi Destriadi Sutisna, juga memberikan perhatian khusus untuk mendorong petani milenial agar mau berkelompok dalam mengembangkan usatahaninya.

Adi juga secara khusus menugaskan Ahmad Suryanto, widyaiswara ahli muda Bapeltan Lampung yang kompeten untuk melakukan pendampingan usaha ke petani milenial di Kabupaten Tulang Bawang.

Ahmad Suryanto Bersama penyuluh pertanian dari Dinas Pertanian Kabupaten Tulang Bawang melakukan diskusi guna membahas rencana pembentukan kelompoktani bagi petani milenial yang ada di Tiyuh Panaragan, kecamatan tulang bawang tengah, pada Selasa (25/11/2025).

"Ada aspirasi dari adik kita, atas nama Adinda Kurniawan. Beliau ini memang berpotensi untuk dikembangkan menjadi petani milenial yang menginspirasi teman temannya. Selain itu, beliau juga sangat tertarik dengan program program petani milenial yang sedang kita galakkan di Kabupaten Tulang Bawang Barat ini” jelas Ahmad.

Namun menurut Ahmad, lokasi usaha Adinda Kurniawan ini tidak memungkinkan untuk  bergabung dengan Brigade Pangan yang ada di Kecamatan Tulang Bawang Tengah ini.

"Berdasarkan kesepakatan hasil diskusi, Adinda Kurniawan ini akan kita tumbuhkan menjadi kelompoktani baru yang tumbuh dan dikembangkan menjadi petani milenial yang modern,” terang Ahmad Suryanto.

Hal ini sesuai dengan amanat Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman yang menegaskan bahwa generasi muda sebagai energi baru yang dibutuhkan untuk memastikan keberlanjutan dan kemandirian pangan Indonesia.

"Sektor pertanian adalah tulang punggung ekonomi bangsa dan kita membutuhkan tenaga kerja yang kompetensi dan siap menghadapi tantangan global! Oleh karena itu, penting untuk menggelorakan semangat petani muda sebagai kekuatan moral dan produktif dalam menjaga kedaulatan pangan bangsa!” kata Mentan.

Hal senda dikemukakan oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Idha Widi Arsanti, yang menekankan bahwa regenarasi petani muda harus didukung oleh Pendidikan berkualitas agar sector pertanian semakin maju dan berdaya saing. (*)