RS Urip Sumoharjo Berikan Edukasi Pertolongan Pertama CPR dan Penanganan Tersedak kepada Guru dan Staf SMA Al Kautsar Lampung
Kegiatan Health Talk bertema 'Pertolongan Pertama Henti Jantung (CPR) & Penanganan Tersedak' di SMA Al Kautsar Lampung. Foto: Ist.
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - RS Urip Sumoharjo kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat melalui program edukasi berkelanjutan.
Pada Jumat, 28 November 2025, rumah sakit tersebut melaksanakan kegiatan Health Talk bertema 'Pertolongan Pertama Henti Jantung (CPR) & Penanganan Tersedak' di SMA Al Kautsar Lampung.
Berbeda dari biasanya, kegiatan edukasi kali ini diikuti oleh para guru dan staf karyawan SMA Al Kautsar Lampung.
Mereka turut berpartisipasi aktif untuk mempelajari langkah-langkah penting dalam menangani kondisi darurat medis.
Henti jantung dan tersedak merupakan dua kasus gawat darurat yang sering terjadi, sehingga kemampuan memberikan pertolongan pertama dinilai esensial bagi tenaga pendidik dan pegawai sekolah.
Dalam sesi paparan, tim medis RS Urip Sumoharjo menjelaskan bahwa henti jantung mendadak dapat terjadi kapan saja dan dapat menimpa siapa saja, termasuk peserta didik maupun tenaga pendidik.
Oleh karena itu, sangat penting bagi lingkungan sekolah untuk memiliki pemahaman dasar mengenai teknik resusitasi jantung paru (CPR).
Para peserta mendapatkan penjelasan mengenai identifikasi kondisi darurat, teknik kompresi dada yang tepat, hingga prosedur pemberian bantuan napas.
Selain CPR, peserta juga dibekali keterampilan penanganan tersedak menggunakan metode Heimlich maneuver.
Tim medis mendemonstrasikan langkah-langkah penanganan tersebut, kemudian mengajak guru serta staf untuk mempraktikkannya secara langsung.
Metode praktik ini dipilih agar peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkannya dengan benar saat situasi darurat terjadi di lingkungan sekolah.
Pihak RS Urip Sumoharjo menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini merupakan bagian dari misi rumah sakit dalam memperluas edukasi kesehatan serta memperkenalkan layanan unggulan, khususnya dalam penanganan kegawatdaruratan medis.
Rumah sakit berharap edukasi ini dapat meningkatkan kesiapsiagaan pihak sekolah dalam merespons kejadian-kejadian kritis sebelum tenaga medis tiba.
"Edukasi mengenai pertolongan pertama ini sangat penting bagi lingkungan sekolah. Guru dan staf merupakan garda terdepan ketika terjadi kondisi darurat pada siswa maupun sesama rekan kerja, sehingga kemampuan dasar seperti CPR dan penanganan tersedak menjadi keterampilan yang wajib dikuasai,” ujar perwakilan tim medis RS Urip Sumoharjo.
RS Urip Sumoharjo juga menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Al Kautsar Lampung atas kerja sama dan antusiasme dalam pelaksanaan kegiatan edukatif tersebut.
Sinergi ini diharapkan terus terjalin untuk mewujudkan komunitas sekolah yang aman, sehat, dan responsif terhadap situasi darurat.
Dengan adanya kegiatan ini, RS Urip Sumoharjo menegaskan komitmennya bukan hanya sebagai penyedia layanan kesehatan, tetapi juga mitra edukasi bagi masyarakat dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan penanganan kegawatdaruratan. (*)
Berita Lainnya
-
Srikandi PLN UP3 Kotabumi Tebar Energi Kebaikan dengan Berbagi Berkah Bersama
Sabtu, 29 November 2025 -
Kunjungan Kerja ke Lampung, Menteri Agama Tekankan Pesan Moral, Ekoteologi dan Kurikulum Berbasis Cinta
Sabtu, 29 November 2025 -
Mentan Amran Siapkan Dukungan Penuh, Tingkatkan Produksi Gula Jatim
Sabtu, 29 November 2025 -
Unjuk Bakat Seni di Teknokrat Art Festival 2025
Sabtu, 29 November 2025









