• Senin, 05 Januari 2026

‎Akses ke Kompleks Pemkab Tanggamus Ditutup: Warga Turun Tangan Perbaiki Jalan Sendiri

Minggu, 04 Januari 2026 - 16.33 WIB
269

‎Akses ke Kompleks Pemkab Tanggamus Ditutup: Warga Turun Tangan Perbaiki Jalan Sendiri. Foto: Ist

‎Kupastuntas.co, Tanggamus - Akses jalan alternatif menuju kompleks perkantoran Pemerintah Kabupaten Tanggamus ditutup sementara. Bukan karena proyek pemerintah, melainkan akibat aksi warga yang kembali turun tangan memperbaiki jalan rusak parah secara swadaya.

Mulai Minggu (4/1/2026) hingga tiga hari ke depan, Jalan AMS di Pekon Kotaagung, Kecamatan Kotaagung, ditutup total untuk proses pengecoran.

‎Penutupan ini akan berdampak langsung pada mobilitas ratusan aparatur sipil negara (ASN) Pemkab Tanggamus yang setiap hari melintasi jalur tersebut.

"Mulai hari ini (Minggu, 4 Januari 2026) sampai tiga hari ke depan jalan ini kami tutup dulu karena ada pengecoran,” kata Kepala Pekon Kotaagung, Neneng Rohani, Minggu (4/1/2026).

‎Neneng mengimbau aparatur Pemkab Tanggamus dan masyarakat umum untuk sementara menggunakan jalur alternatif demi kelancaran pekerjaan dan keselamatan warga.

‎Pengecoran jalan ini melibatkan warga dari Dusun Waysom Tulung Langok, Dusun Sidorukun, dan Dusun Jualang Atas.

‎Mereka bahu-membahu memperbaiki jalan yang selama lebih dari 10 tahun dibiarkan rusak tanpa penanganan permanen.

‎Ironisnya, jalan yang kini ditutup itu merupakan jalur alternatif utama menuju kantor-kantor pemerintahan Kabupaten Tanggamus. Setiap hari, ratusan ASN dan non ASN melintas di ruas tersebut untuk bekerja.

‎“Kami tidak ingin menutup jalan, tapi kondisinya sudah sangat membahayakan. Banyak yang jatuh, terutama saat hujan,” ujar Aswadi, tolong masyarakat setempat di lokasi.

Sebelumnya, aksi pengecoran jalan ini dilakukan secara swadaya sebagai bentuk keprihatinan sekaligus protes warga terhadap lambannya perhatian pemerintah daerah.

‎Kerusakan jalan berupa lubang besar dan permukaan tidak rata kerap memicu kecelakaan lalu lintas, terutama pengendara sepeda motor.

‎Jalan AMS sendiri menjadi penghubung strategis dari jalan nasional atau Jalan Lintas Barat di kawasan Makodim 0424 menuju Waysom–Tulung Langok, Pekon Kotaagung, lalu terhubung ke Pekon Campang Tiga (Kecamatan Kotaagung), Pekon Tanjung Anom, Pekon Talang Rejo, hingga Pekon Kampung Baru di Kecamatan Kotaagung Timur.

Meski perbaikan dilakukan secara gotong royong dan bersifat sementara, warga berharap langkah ini menjadi “alarm keras” bagi Pemerintah Kabupaten Tanggamus.

‎"Kalau jalan yang setiap hari dilewati pejabat saja harus diperbaiki warga, kami berharap pemerintah benar-benar tersentak,” kata warga lainnya.

‎Selama penutupan berlangsung, aparat pekon bersama warga memasang rambu peringatan dan mengarahkan pengguna jalan ke jalur alternatif.

‎Aksi warga ini pun menyedot perhatian publik. Gotong royong yang berubah menjadi penutupan akses menuju pusat pemerintahan menjadi potret nyata kegelisahan masyarakat atas infrastruktur rusak yang bertahun-tahun tak kunjung dibenahi.

‎Di tengah debu semen dan adukan cor, warga berharap satu hal, yaitu setelah jalan ini selesai dicor dengan dana swadaya, pemerintah daerah tak lagi menutup mata.

‎"Kami mohon siapapun termasuk Pemkab Tanggamus, tolong bantu kami agar pengecoran jalan ini berjalan sukses," tukas Aswadi. (*)