• Senin, 05 Januari 2026

‎Lewati Puncak Nataru, ASDP Bakauheni Tutup Posko dengan Catatan Positif

Minggu, 04 Januari 2026 - 19.00 WIB
28

‎Lewati Puncak Nataru, ASDP Bakauheni Tutup Posko dengan Catatan Positif. Foto: Ist.

‎Kupastuntas.co, Lampung Selatan - Minggu (04/01/2026) pagi di Kantor ASDP Cabang Bakauheni terasa sedikit lebih lengang dari biasanya. Setelah berhari-hari penuh kesibukan, pukul 09.30 WIB PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menutup Posko Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

Penutupan itu sederhana, tetapi menjadi penanda bahwa salah satu periode tersibuk di lintasan Bakauheni–Merak telah dilalui dengan selamat.

‎Selama hampir tiga pekan, pelabuhan ini menjadi urat nadi perjalanan masyarakat. Namun kekhawatiran tentang kemacetan panjang dan antrean tak berujung tidak menjadi kenyataan.

Arus penyeberangan bergerak aman, lancar, dan terkendali.

Direktur Keuangan ASDP, Bunga Herlina Oktavianti, menyebut capaian itu lahir dari kerja bersama.

Menurutnya, kesiapsiagaan petugas dan sinergi antar-stakeholder membuat pelayanan berjalan tanpa gangguan berarti, baik dari sisi keselamatan pelayaran maupun pengaturan arus kendaraan.

‎Di lapangan, cerita itu terlihat jelas. Lampu dermaga menyala nyaris tanpa jeda, kapal datang dan pergi secara teratur, sementara petugas bergantian berjaga selama 24 jam.

Senior General Manager ASDP Cabang Bakauheni, Zulfidon, mengatakan, pengaturan antrean, pemanfaatan dermaga, dan penguatan personel dilakukan secara intensif demi menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi pengguna jasa.

Setiap keputusan diambil cepat, tetapi tetap terukur.

‎ASDP juga memberikan apresiasi kepada Kementerian Perhubungan, TNI–Polri, pemerintah daerah, KSOP, BPTD, serta para operator kapal yang bahu-membahu menjaga kelancaran angkutan Nataru.

Kolaborasi itu membuat pelabuhan tetap teratur meski beban penyeberangan meningkat.

‎Data pada 3 Januari 2026 mencerminkan betapa padatnya aktivitas. Dalam satu hari, 100 trip kapal dioperasikan.

Jumlah penumpang mencapai 40.131 orang atau naik 11,5 persen dibanding periode yang sama sebelumnya.

Mobil pribadi tercatat 4.312 unit, meningkat 8,2 persen. Bus bertambah menjadi 380 unit, naik 5,8 persen.

Sementara itu, truk sedikit menurun menjadi 2.805 unit, atau turun 2,1 persen. Jika dijumlahkan, total kendaraan yang menyeberang mencapai 9.685 unit, meningkat 10,5 persen.

Secara kumulatif sejak H minus 10 hingga H plus 9, ASDP membukukan 647.898 penumpang dan 157.257 kendaraan.

‎Bagi ASDP, angka-angka itu bukan sekadar laporan. Di baliknya ada evaluasi yang terus berjalan: penguatan manajemen lalu lintas pelabuhan, peningkatan koordinasi, hingga pengembangan digitalisasi layanan agar perjalanan ke depan menjadi lebih ringkas dan ramah pengguna.

‎Penutupan posko kali ini seolah menjadi jeda singkat setelah ritme panjang.

Pelabuhan kembali bernapas normal, tetapi kewaspadaan tetap terjaga.

Sebab, setiap musim liburan berikutnya akan membawa cerita baru, dan ASDP berupaya memastikan, cerita itu tetap tentang perjalanan yang aman dan lancar. (*)