Dinkes Lampung Temukan Sejumlah Kasus Influenza Tipe A Hingga Akhir 2025
Dinkes Lampung Temukan Sejumlah Kasus Influenza Tipe A Hingga Akhir 2025. Foto: Ist.
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Dinas Kesehatan Provinsi Lampung mencatat adanya sejumlah kasus influenza tipe A berdasarkan hasil pemeriksaan sentinel influenza-like illness (ILI) dan severe acute respiratory infection (SARI) hingga minggu ke-52 tahun 2025.
Data tersebut diperoleh dari hasil pemeriksaan laboratorium kesehatan masyarakat serta laboratorium berstandar biosekuriti level 3 di Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat (BBLKM) Palembang sebagai laboratorium rujukan regional.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, dr. Lusi Darmayanti, menegaskan bahwa influenza tipe A bukanlah virus baru dan telah lama beredar di masyarakat.
"Influenza tipe A ini sudah ada sejak lama. Karena itu, kita harus melihatnya berdasarkan data dan hasil pemantauan yang ada," ujar dr. Lusi saat dimintai keterangan, Kamis (8/1/2026).
Ia menjelaskan, dari total 88 sentinel ILI dan COVID yang tersebar di seluruh Indonesia, Provinsi Lampung masuk dalam wilayah binaan BBLKM Palembang sebagai laboratorium rujukan regional 2.
Pemeriksaan dilakukan secara berkelanjutan hingga akhir 2025 untuk memantau dinamika peredaran virus influenza.
"Berdasarkan hasil pemeriksaan di site Sentinel ILI Puskesmas Sumur Batu, Bandar Lampung, tercatat sebanyak 233 sampel kasus yang telah dikirimkan," kata dia.
Dari jumlah tersebut, ditemukan 9 kasus positif influenza tipe A strain H1N1, 16 kasus influenza tipe A strain H3, serta 5 kasus influenza tipe B strain Victoria.
Sementara itu, pemeriksaan di site Sentinel SARI RSUD Abdoel Moeloek menunjukkan dari 50 sampel yang diperiksa, terdapat 2 kasus positif influenza tipe A strain H1N1, 5 kasus influenza tipe A strain H3, dan 4 kasus influenza tipe B strain Victoria.
Menurut dr. Lusi, virus influenza, khususnya tipe A, memiliki kemampuan bermutasi secara alami untuk bertahan hidup. Proses mutasi tersebut menyebabkan munculnya berbagai strain yang berbeda.
"Virus influenza akan terus bermutasi. Itulah mengapa kita mengenal berbagai strain seperti H1N1, H3, maupun influenza tipe B Victoria. Ke depan, bukan tidak mungkin akan ditemukan strain baru lagi," jelasnya.
Ia menambahkan, data sentinel berfungsi sebagai gambaran situasi peredaran influenza di Provinsi Lampung.
Jika seluruh pasien dengan gejala influenza diperiksa secara menyeluruh, jumlah kasus yang terdeteksi kemungkinan akan lebih besar.
"Sentinel ini memberikan gambaran kondisi kasus di Lampung. Untuk puskesmas, pengambilan sampel dilakukan di Puskesmas Sumur Batu, sedangkan untuk rumah sakit rujukan dilakukan di RSUD Abdoel Moeloek," pungkasnya. (*)
Berita Lainnya
-
Warga Keluhkan Drainase Buruk di Way Dadi, Diduga Jadi Pemicu Banjir Saat Hujan Turun
Kamis, 08 Januari 2026 -
Hujan Deras Guyur Bandar Lampung, Sejumlah Ruas Jalan dan Ratusan Rumah Terdampak Banjir
Kamis, 08 Januari 2026 -
Kasus Penganiayaan Chrisstian Verrel Suyanarta di Bumi Asri Naik Penyidikan, Polisi Segera Tetapkan Tersangka
Kamis, 08 Januari 2026 -
Lampu Jalan Roboh Timpa Pengendara di Jalan Bypass Soekarno-Hatta Bandar Lampung
Kamis, 08 Januari 2026









