Warga Keluhkan Drainase Buruk di Way Dadi, Diduga Jadi Pemicu Banjir Saat Hujan Turun
Agus, salah satu warga saat memberikan keterangan kepada wartawan. Foto: Yudi/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Masalah banjir kembali menghantui warga di Kota Bandar Lampung, termasuk di Desa Way Dadi, Kecamatan Sukarame. Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur selama kurang lebih 2 jam menyebabkan sejumlah wilayah terendam banjir.
Di kawasan Way Dadi, warga menuding buruknya sistem drainase sebagai faktor utama yang membuat air cepat meluap dan menggenangi permukiman. Genangan air mulai memasuki wilayah Jalan Pembangunan dan sekitarnya sejak pukul 19.30 WIB.
Agus, salah satu warga yang tinggal di Jalan Pembangunan A, mengatakan kondisi tersebut kerap terjadi setiap kali hujan turun. Ia menilai pembangunan jalan beton yang dilakukan beberapa waktu lalu tidak diimbangi dengan perbaikan saluran pembuangan air.
"Kalau dilihat sebenarnya drainase ya. Drainasenya tidak jalan di wilayah sini. Terlebih lagi, jalannya sudah ditinggikan dan dibeton, tapi drainasenya tidak diperdalam. Jadi sama saja, tidak ada aliran air yang bisa lewat," ujar agus saat ditemui dilokasi Kamis (8/1/26) malam.
Agus menyebut persoalan banjir di wilayahnya bukan hal baru. Menurutnya, warga sudah merasakan kondisi serupa sejak tahun 2006. Di beberapa titik seperti Pembangunan A5, ketinggian air dilaporkan mencapai 30 hingga 60 sentimeter atau setinggi lutut orang dewasa.
Kondisi ini semakin menyulitkan warga yang posisi rumahnya lebih rendah dari permukaan jalan. Meski warga telah melakukan upaya gotong royong membersihkan saluran air (siring) dan berkali-kali melaporkan masalah tersebut, namun hingga kini belum ada solusi permanen dari pihak terkait.
"Kami sudah sering lapor, warga juga sering bersihkan siring sendiri, tapi tetap saja tidak ada bukti nyata. Pasti banjir lagi, banjir lagi," keluhnya.
Warga berharap Pemerintah Kota Bandar Lampung segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki infrastruktur drainase agar aliran air lebih lancar dan tidak kembali merendam rumah warga saat hujan turun. (*)
Berita Lainnya
-
Polda Lampung Gelar Sertijab, Sejumlah Kapolres dan PJU Resmi Berganti
Jumat, 09 Januari 2026 -
Gus Alex Eks Stafsus Gus Yaqut Juga Ditetapkan Tersangka Korupsi Kuota Haji
Jumat, 09 Januari 2026 -
Kisah Kesembuhan Aira, Pasien Jantung Bawaan yang Berhasil Jalani Tindakan ADO di RS Urip Sumoharjo
Jumat, 09 Januari 2026 -
KPK Tetapkan Eks Menag Gus Yaqut Tersangka Korupsi Kuota Haji, Kerugian Negara Rp 1 Triliun
Jumat, 09 Januari 2026









