• Minggu, 11 Januari 2026

Achmad Yudi Wahyudin Paparkan Strategi Peningkatan Mutu Kinerja Manajemen Universitas Teknokrat Indonesia Berbasis Framework AppliedHE

Minggu, 11 Januari 2026 - 15.07 WIB
13

Achmad Yudi Wahyudin, M.Pd., dosen Fakultas Sastra dan Ilmu Pendidikan Universitas Teknokrat Indonesia, menyampaikan pemaparan strategis terkait peningkatan mutu kinerja manajemen perguruan tinggi melalui pemanfaatan framework AppliedHE Private University Ranking. Foto: Ist

Kupastuntas.co, Bandar Lampung — Achmad Yudi Wahyudin, M.Pd., dosen Fakultas Sastra dan Ilmu Pendidikan Universitas Teknokrat Indonesia, menyampaikan pemaparan strategis terkait peningkatan mutu kinerja manajemen perguruan tinggi melalui pemanfaatan framework AppliedHE Private University Ranking dalam sebuah forum internal yang diselenggarakan Sabtu 10 Januari 2026, di Aula A ini di Universitas Teknokrat Indonesia.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh tim manajemen universitas dan dihadiri oleh Pembina Yayasan, Rektor, Wakil Rektor, pimpinan unit dan lembaga, Dekan, serta Ketua Program Studi. Forum tersebut menjadi ruang bersama untuk memperkuat pemahaman dan komitmen institusi dalam membangun tata kelola universitas yang berorientasi pada mutu dan daya saing.

Dalam pemaparannya, Achmad Yudi Wahyudin menjelaskan bahwa framework AppliedHE tidak hanya relevan sebagai instrumen pemeringkatan, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai alat bantu manajerial untuk memetakan dan meningkatkan kinerja institusi secara menyeluruh. Enam dimensi utama—Teaching & Learning, Employability, Research, Community Engagement, Internationalization, dan Institutional Reputation—dipaparkan sebagai area strategis yang memerlukan kolaborasi lintas unit dan kepemimpinan yang konsisten.

“Framework ini membantu pimpinan unit dan timnya melihat posisi institusi secara lebih objektif, sekaligus memahami kontribusi masing-masing unit dalam peningkatan mutu universitas secara berkelanjutan,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya pengambilan keputusan berbasis data serta integrasi antara sistem penjaminan mutu internal, pengembangan mutu pembelajaran, penguatan riset, dan kerja sama institusional. Menurutnya, peningkatan mutu perguruan tinggi merupakan proses jangka panjang yang membutuhkan keselarasan kebijakan, kepemimpinan, dan budaya organisasi berlandaskan continuous improvement.

Pengalaman Achmad Yudi Wahyudin dalam bidang manajemen dan penjaminan mutu perguruan tinggi tercermin dari berbagai jabatan struktural yang pernah diemban, antara lain sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Penjaminan Mutu Internal, Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Umum, serta Wakil Rektor Bidang Akademik. Rekam jejak tersebut memperkuat perspektif praktis yang ia sampaikan dalam forum ini, khususnya dalam mengaitkan kebijakan strategis dengan implementasi di tingkat unit kerja.

Selain pengalaman manajerial, Achmad Yudi Wahyudin juga dikenal aktif dalam pengembangan mutu pendidikan pada berbagai jenjang. Ia merupakan Dosen Terbaik Bidang Sosial Humaniora LLDIKTI Wilayah II Sumbagsel, berpengalaman sebagai Pelatih Ahli dan Fasilitator Sekolah Dasar dan Menengah, serta peraih Best Presenter pada Konferensi Linguistik Terapan Internasional.

Forum ini diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Universitas Teknokrat Indonesia dalam memperkuat kinerja manajemen, meningkatkan mutu akademik, serta membangun daya saing institusi di tingkat nasional dan regional. Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. HM Nasrullah Yusuf menekankan “Awal tahun ini menjadi momentum bagi tim manajemen menyatukan semangat dan komitmen untuk menyediakan pendidikan bermutu bagi masyarakat dan berinovasi melalui riset yang berdampak”. 

Melalui kegiatan ini, Universitas Teknokrat Indonesia terus mendorong keterlibatan aktif pimpinan dan sivitas akademika dalam proses refleksi dan perbaikan berkelanjutan, sejalan dengan komitmen institusi untuk menghadirkan pendidikan tinggi yang bermutu, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. (**)