• Rabu, 14 Januari 2026

Bus Hangus Terbakar di Tol Bakter KM 93, Diduga Korsleting AC

Rabu, 14 Januari 2026 - 11.45 WIB
28

Petugas Damkar saat berjibaku memadamkan api dari sebuah bus yang terbakar di Tol Bakter. Foto: Ist

Kupastuntas.co, Lampung Selatan - Satu unit bus penumpang dengan nomor polisi BM 7090 LU hangus terbakar di Jalan Tol Bakauheni–Terbanggi Besar (Bakter), tepatnya di KM 93+600 Jalur A, Rabu (14/1/26) pagi.

Kejadian terjadi sekitar pukul 06.00 WIB dan membuat panik pengguna jalan. Pengelola tol menerima laporan resmi dari pengendara sekitar pukul 06.20 WIB.

Kabid Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Lampung Selatan, Ruly Fikriansyah, membenarkan insiden tersebut.

“Benar, telah terjadi kebakaran kendaraan bus di Tol Bakter KM 93. Tim Damkar Jatimulyo tiba di lokasi pukul 06.45 WIB dan langsung melakukan pemadaman,” kata Ruly saat dikonfirmasi

Menurut keterangan sopir bus, kendaraan tengah melaju dari arah Bakauheni menuju Terbanggi Besar.

Saat di lokasi kejadian, sopir mendengar suara ledakan dari bagian mesin. Sopir langsung menepikan bus ke bahu jalan untuk mengecek kondisi.

Diduga ledakan berasal dari hubungan arus pendek (korsleting) pada sistem pendingin udara (AC). Api kemudian muncul dan cepat merambat hingga membakar seluruh badan bus.

“Pengemudi sempat mendengar suara ledakan. Api langsung membesar dan membakar badan bus,” jelasnya

Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini. Seluruh kru dan penumpang berhasil menyelamatkan diri sebelum api membesar. Kerugian aset jalan tol dilaporkan nihil.

Dari video yang beredar tampak rangka bus tampak menghitam dan habis terbakar. Kursi-kursi di bagian dalam hanya menyisakan kerangka besi, sementara asap tebal masih keluar dari sisa bodi bus.

Petugas Damkar Jatimulyo tampak melakukan upaya pemadaman dengan menyemprotkan air bertekanan tinggi ke bagian mesin dan roda untuk mencegah api kembali menyala.

Petugas juga membuka beberapa bagian bodi bus yang penyok akibat panas untuk memastikan pendinginan mencapai area mesin.

Selain Damkar, personel patroli tol (Bakter 210 dan Bravo 212), medis, PJR dan BKO dikerahkan untuk mengatur lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan. (*)