• Rabu, 14 Januari 2026

Itera Buka Pemilihan Rektor 2026–2030, Senat Tekankan Kepemimpinan Berjiwa ‘BIJAK’

Rabu, 14 Januari 2026 - 13.39 WIB
9

Konferensi pers pemilihan Rektor Itera yang digelar di kampus setempat, Rabu (14/1/2026). Foto: Sri/Kupastuntas.co

Sri

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Institut Teknologi Sumatera (Itera) resmi membuka pendaftaran bakal calon Rektor Itera periode 2026–2030. Lebih dari sekadar pergantian pucuk pimpinan, proses ini dipandang sebagai momentum strategis untuk menentukan arah masa depan Itera di tingkat nasional hingga global.

Ketua Senat Itera, Sunarsih, menegaskan bahwa pemilihan rektor merupakan amanah institusional yang harus dijalankan secara sahih, transparan, dan bertanggung jawab, dengan menjunjung tinggi etika akademik.

“Pemilihan Rektor Itera harus berlandaskan hukum yang kuat, dilaksanakan secara akuntabel, demokratis, dan menjunjung tinggi etika akademik,” ujar Sunarsih, Rabu (14/1/2026).

Ia menjelaskan, seluruh tahapan pemilihan mengacu pada regulasi yang berlaku, di antaranya Permenristekdikti Nomor 19 Tahun 2017, Permenristekdikti Nomor 21 Tahun 2018, serta Peraturan Senat Itera Nomor 3 Tahun 2026 tentang Tata Cara Pemilihan Rektor Itera.

Dalam pemilihan kali ini, Senat Itera mengusung tema “BIJAK” sebagai roh kepemimpinan yang diharapkan melekat pada rektor terpilih. BIJAK merupakan akronim dari Berani mengambil keputusan strategis, Integritas dalam setiap kebijakan, Jujur dalam kepemimpinan dan tata kelola, Amanah dalam mengemban kepercayaan institusi dan negara, serta Kreatif dalam menjawab tantangan masa depan, termasuk perkembangan teknologi dan dinamika global.

“Spirit BIJAK inilah yang diharapkan menjadi jiwa kepemimpinan Itera ke depan,” tegasnya.

Sunarsih menambahkan, calon rektor tidak hanya dituntut memiliki kapasitas akademik dan manajerial yang mumpuni, tetapi juga mampu menjaga nilai-nilai luhur Itera sebagaimana diatur dalam Statuta Itera serta semangat perjuangan yang hidup dalam Mars Itera.

Selain itu, para bakal calon rektor diharapkan menjadikan Rencana Induk Pengembangan (Renip) Itera 25 Tahun dan Rencana Strategis (Renstra) lima tahunan sebagai rujukan utama dalam menyusun visi, misi, dan program kerja, guna memastikan kesinambungan pembangunan institusi.

Sejumlah capaian strategis berhasil diraih Itera, di antaranya Akreditasi Perguruan Tinggi dengan predikat “Baik Sekali”, seluruh fakultas memiliki program studi berpredikat Unggul, serta prestasi mahasiswa di tingkat nasional dengan capaian peringkat ke-6 PIMNAS, berada di bawah ITS dan di atas ITB.

“Capaian ini menjadi standar minimal yang harus dipertahankan, bahkan ditingkatkan oleh pemimpin Itera selanjutnya,” ujar Sunarsih.

Sesuai ketentuan, pemilihan Rektor Itera dilaksanakan melalui empat tahapan, yakni penjaringan, penyaringan, pemilihan, serta penetapan dan pelantikan.

"Kita mengundang para akademisi yang memenuhi persyaratan, memiliki rekam jejak kepemimpinan yang baik, serta berjiwa BIJAK untuk berpartisipasi dan mendaftarkan diri sebagai bakal calon Rektor Itera periode 2026–2030, " katanya.

Adapun jadwal Pemilihan Rektor Itera Periode 2026–2030 telah ditetapkan sebagai berikut. Pertama pendaftaran bakal calon rektor dibuka 14 Januari hingga 14 Februari 2026, yang dilakukan secara daring melalui laman resmi pilrek.itera.ac.id/rektorbijak.

Tahapan selanjutnya adalah seleksi administrasi yang dilaksanakan pada 15 Februari hingga 31 Maret 2026. Hasil penjaringan bakal calon rektor akan diumumkan pada 6 April 2026.

Proses kemudian dilanjutkan dengan penyaringan calon, berupa penyampaian visi, misi, dan program kerja, yang dijadwalkan pada 20 April 2026. Selanjutnya, tahap pemilihan untuk menetapkan tiga kandidat terpilih dari seluruh calon akan dilaksanakan pada 21 April 2026.

"Tahap akhir adalah penetapan satu calon rektor terpilih dari tiga kandidat, yang dijadwalkan pada Mei 2026, sebelum akhirnya dilakukan pelantikan rektor Itera periode 2026–2030 pada Juni 2026," ucapnya. (*)