Hadiri Musancab di Lambar, Winarti Tegaskan PDI Perjuangan Partai Penyeimbang Pro Rakyat
Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Lampung, Winarti saat menyampaikan sambutan dalam acara Musancab VI PDI Perjuangan Lampung Barat Tahun 2026 di GOR Ajisaka, Kawasan Sekuting Terpadu, Kecamatan Balik Bukit, Kamis (15/1/2026). Foto: Echa/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Lampung Barat - Ketua DPD PDI Perjuangan
Provinsi Lampung, Winarti, menegaskan bahwa regenerasi kepemimpinan di
Kabupaten Lampung Barat menjadi bukti bahwa PDI Perjuangan terus berkembang
sebagai partai yang matang dan demokratis.
Hal tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan dalam
kegiatan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) VI PDI Perjuangan Lampung Barat
Tahun 2026 di GOR Ajisaka, Kawasan Sekuting Terpadu, Kecamatan Balik Bukit,
Kamis (15/1/2026), dan dihadiri oleh jajaran pengurus partai, kader, serta tamu
undangan dari berbagai unsur.
Winarti menegaskan bahwa PDI Perjuangan menjalankan proses
regenerasi kepemimpinan tanpa menyinggung atau menafikan peran partai politik
lain. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen yang selama ini
turut menjaga iklim demokrasi di Lampung Barat.
“Regenerasi kepemimpinan di Lampung Barat ini adalah bukti PDI
Perjuangan terus berkembang. Kami juga menitipkan partai kepada Pak Bupati dan
menyampaikan terima kasih kepada rekan-rekan partai lain, instansi, serta
seluruh elemen masyarakat,” ujar Winarti.
Ia berharap seluruh kader PDI Perjuangan dapat mengikuti arahan
dan keputusan partai dengan penuh kedisiplinan. Menurutnya, Musancab merupakan
agenda lima tahunan yang harus dijalankan secara tertib dan sesuai mekanisme
organisasi.
Winarti juga menyampaikan pesan Ketua Umum PDI Perjuangan
terkait sikap politik partai terhadap pemerintahan nasional di bawah
kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto beserta jajaran. “Saya berpesan agar seluruh
kader memahami sikap dan keputusan partai sebagaimana hasil Kongres PDI
Perjuangan yang disampaikan Ketua Umum,” katanya.
Dalam sambutannya, Winarti menegaskan posisi PDI Perjuangan
sebagai partai penyeimbang dalam pemerintahan. Ia menekankan bahwa kebijakan
yang pro rakyat harus didukung sepenuhnya, sementara kebijakan yang tidak
berpihak pada rakyat harus dikritisi secara konstruktif.
“Kita adalah partai penyeimbang. Kebijakan yang baik dan
bermanfaat bagi rakyat harus kita dukung penuh, sejalan dengan visi dan misi
bupati, gubernur, dan presiden,” tegasnya.
Ia mengaku hadir langsung di Lampung Barat karena daerah
tersebut menjadi perhatian khusus PDI Perjuangan dalam lima tahun ke depan.
Winarti menegaskan bahwa kader diperbolehkan mengkritisi kebijakan yang tidak
pro rakyat demi memperjuangkan kepentingan masyarakat kecil.
“Kalau ada program yang tidak pro rakyat, sampaikan melalui
fraksi DPRD Lampung Barat. Laporkan jika ada pembangunan yang tidak benar, baik
di tingkat kabupaten, provinsi, maupun pusat,” ujarnya.
Winarti juga menyinggung masih adanya pekerjaan rumah di sektor
infrastruktur di Lampung Barat. Ia meminta seluruh kader untuk membantu
pemerintah daerah agar program pembangunan dapat terealisasi dengan optimal.
“Pak Parosil sudah bekerja keras. Kalau ada program yang belum
terealisasi, mari kita bantu. Infrastruktur masih menjadi PR yang harus kita
lanjutkan bersama,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Winarti menyampaikan apresiasi atas
sambutan meriah yang ditampilkan oleh PDI Perjuangan Lampung Barat melalui
pertunjukan seni dan budaya.
“Tadi luar biasa, ada pertunjukan silat dan seni budaya. Itu
latihannya pasti tidak sebentar. Keren dan membanggakan,” ucap Winarti.
Ia juga menyoroti kondisi anggaran daerah serta pentingnya
dukungan terhadap perbaikan infrastruktur jalan yang masih rusak, mengingat
Lampung Barat merupakan daerah penghasil sayur, buah, dan beras.
“Kami memahami keterbatasan APBD, tapi ke depan jalan-jalan yang
rusak harus disempurnakan karena Lampung Barat ini daerah penyangga pangan,”
ujarnya.
Winarti turut mengingatkan kader PDI Perjuangan di Lampung Barat
untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana alam. Ia berbagi
pengalaman saat turun langsung membantu korban bencana di Aceh bersama Badan
Penanggulangan Bencana (Baguna) PDI Perjuangan.
“Kami melihat langsung betapa sulitnya masyarakat menghadapi
bencana. Penanganan bencana harus dianggarkan lebih besar, cepat, dan
berkesinambungan,” katanya.
Ia juga mendoakan agar Lampung Barat selalu dalam kondisi aman
dan terhindar dari bencana, seraya menegaskan bahwa DPD dan DPC PDI Perjuangan
terus melakukan konsolidasi hingga tingkat anak ranting.
Menutup sambutannya, Winarti menegaskan bahwa siapa pun yang
ditugaskan menjadi Ketua PAC harus siap menjalankan amanah partai dengan penuh
disiplin dan tanggung jawab.
“Siapa pun yang ditugaskan menjadi Ketua PAC harus siap
menjalankan tugas. Tidak boleh menolak dan tidak boleh ribut. Keputusan DPD
partai bersifat final,” tegas Winarti.
Ia menambahkan bahwa hasil rekomendasi kepemimpinan PAC di 15
kecamatan akan diumumkan dan tidak dapat diubah, kecuali yang bersangkutan
mengundurkan diri sesuai ketentuan partai. (*)
Berita Lainnya
-
Geger! Warga Temukan Mayat Perempuan Hanyut di Aliran Kali Pasir Lampung Barat
Kamis, 15 Januari 2026 -
Musancab VI PDI Perjuangan Lampung Barat, Parosil Serukan Politik Tanpa Konflik
Kamis, 15 Januari 2026 -
Semarak Budaya Warnai Kehadiran Winarti di Musancab VI PDI Perjuangan Lampung Barat
Kamis, 15 Januari 2026 -
Komentar Tak Senonoh di Medsos, Bupati Parosil Tegur Oknum Kepsek SDN Papahan
Rabu, 14 Januari 2026









