• Sabtu, 17 Januari 2026

Komplotan Maling Bobol ATM di Minimarket Pesawaran, Uang 240 Juta Raib

Sabtu, 17 Januari 2026 - 09.05 WIB
32

Penampakan mesin ATM yang dibobol maling di sebuan minimarket di Pesawaran. Foto: Ist

Kupastuntas.co, Pesawaran – Aksi pembobolan mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) terjadi di sebuah toko waralaba di Dusun Sukamarga, Desa Gedong Tataan, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Lampung. Komplotan pelaku berhasil membawa kabur uang tunai senilai Rp240 juta dengan cara merusak mesin ATM menggunakan peralatan las.

Peristiwa tersebut diketahui terjadi pada Kamis (15/1/2026) sekitar pukul 03.00 WIB. Usai menerima laporan, aparat kepolisian langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan keterangan awal.

Kapolres Pesawaran, AKBP Alvie Granito Pandhita, membenarkan adanya peristiwa tersebut dan menyatakan kasus masih dalam tahap penyelidikan intensif.

“Benar, peristiwa itu terjadi kemarin dimana mesin ATM milik salah satu bank dibobol didalam gerai toko minimarket. Dari hasil keterangan beberapa pihak uang tunai yang hilang mencapai Rp 240 juta,” katanya, Jumat (16/1/2026).

Menurut Alvie, sejumlah langkah telah dilakukan penyidik guna mengungkap identitas para pelaku, mulai dari pemeriksaan lokasi kejadian hingga penelusuran rekaman kamera pengawas.

“Untuk proses selanjutnya, kami dari Polres Pesawaran masih melakukan proses penyelidikan dimana tim sudah mendatangi TKP, mengecek CCTV, meminta keterangan saksi dan mencari bukti petunjuk lainnya di TKP,” lanjutnya.

Dari hasil sementara olah TKP, polisi mendapati bahwa pelaku tidak masuk melalui pintu utama toko, melainkan menjebol bagian atap bangunan untuk menghindari perhatian.

“Jadi para pelaku ini masuk lewat atap, jadi dibobol, kemudian memasukkan alat-alat las untuk kemudian membobol mesin ATM tersebut,” jelas dia.

Selain kerusakan pada mesin ATM, petugas juga menemukan sejumlah peralatan yang diduga digunakan dalam aksi kejahatan tersebut dan ditinggalkan di lokasi kejadian.

“Pelaku ini setelah berhasil membobol dan mencuri uang dari mesin tersebut, alat-alat yang digunakan untuk membobol ditinggal. Ini masih kami dalami semua, semoga segera terungkap,” tandas Alvie. (*)