Lampaui Target, Realisasi Investasi Bandar Lampung 2025 Tembus Rp 3,8 Triliun
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bandar Lampung, Febriana, Kamis (22/1/2026). Foto: Sri/kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Realisasi investasi di Kota Bandar Lampung sepanjang tahun 2025 berhasil melampaui target yang ditetapkan oleh pemerintah pusat melalui Pemerintah Provinsi Lampung. Capaian tersebut menunjukkan tingginya minat investor untuk menanamkan modal di ibu kota Provinsi Lampung.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bandar Lampung, Febriana, mengatakan target investasi Kota Bandar Lampung pada tahun 2025 yang ditetapkan sebesar Rp2,743 triliun berhasil terlampaui dengan realisasi mencapai Rp3, 830,35 triliun.
“Jika dipersentasekan, realisasi investasi Kota Bandar Lampung tahun 2025 mencapai sekitar 139,82 persen dari target yang ditetapkan. Ini menunjukkan kinerja investasi kita sangat baik dan melampaui ekspektasi,” ujar Febriana, Kamis (22/1/2026).
Ia menjelaskan, total realisasi investasi tersebut terdiri dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA). Dari keseluruhan capaian tersebut, PMDN masih menjadi penyumbang terbesar.
“Untuk PMDN pada tahun 2025 tercatat mencapai sekitar Rp3 triliun 336 miliar, sedangkan PMA sebesar kurang lebih Rp499 miliar,” jelasnya.
Menurut Febriana, dominasi PMDN menunjukkan kepercayaan investor dalam negeri terhadap iklim usaha di Kota Bandar Lampung yang semakin kondusif. Hal ini juga menjadi indikator positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah.
Sementara itu, terkait target investasi Kota Bandar Lampung pada tahun 2026, Febriana menyampaikan bahwa hingga saat ini pihaknya masih menunggu penetapan target resmi dari Pemerintah Provinsi Lampung.
“Untuk target tahun 2026, sampai sekarang belum dikeluarkan oleh provinsi. Mungkin dalam beberapa hari ke depan sudah ada penetapannya,” katanya.
Meski demikian, DPMPTSP Kota Bandar Lampung optimistis capaian investasi tahun 2026 minimal dapat menyamai, bahkan melampaui realisasi tahun sebelumnya. Berbagai upaya akan terus dilakukan untuk mendorong minat investor.
“Kita berharap target investasi ke depan minimal sama dengan tahun 2025, dan kalau bisa lebih baik lagi. Upaya yang kami lakukan adalah terus mendorong para investor untuk berinvestasi di Kota Bandar Lampung,” ujarnya.
Febriana menambahkan, salah satu strategi utama yang dilakukan adalah memberikan kemudahan dalam proses perizinan dan pelayanan investasi.
“Kami memberikan kemudahan dalam proses berinvestasi, termasuk penyederhanaan perizinan dan pelayanan yang cepat, transparan, serta akuntabel. Dengan begitu, investor merasa nyaman dan tertarik menanamkan modalnya di Kota Bandar Lampung,” pungkasnya. (*)
Berita Lainnya
-
Soal Pencabutan HGU SGC, Yozi Rizal Minta Negara Jelaskan Secara Transparan Demi Kepastian Hukum
Kamis, 22 Januari 2026 -
Universitas Teknokrat Tingkatkan Kompetensi Sekretaris Profesional Siswa SMK Negeri 8 Bandar Lampung
Kamis, 22 Januari 2026 -
Pemprov Lampung Targetkan Distribusi POC Menjangkau 2.000 Desa pada 2026
Kamis, 22 Januari 2026 -
Akademisi: Pencabutan HGU PT SGC Tak Guncang Iklim Investasi Lampung, Justru Perkuat Kepastian Hukum
Kamis, 22 Januari 2026









