Pemprov Lampung Targetkan Distribusi POC Menjangkau 2.000 Desa pada 2026
Kepala Bappeda Provinsi Lampung, Anang Risgiyanto. Foto: Ist.
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menargetkan distribusi pupuk organik cair (POC) dapat menjangkau sekitar 2.000 desa pada tahun 2026.
Upaya ini merupakan bagian dari penguatan Program Desa Ku Maju yang difokuskan untuk meningkatkan produktivitas pertanian serta memperkuat ketahanan pangan di wilayah perdesaan.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Lampung, Anang Risgiyanto, mengatakan target tersebut ditetapkan setelah dilakukan evaluasi pelaksanaan Program Desa Ku Maju pada tahun 2025.
Salah satu program yang dinilai berhasil adalah penyediaan POC bagi petani karena terbukti mampu meningkatkan hasil produksi pertanian.
"Desa Ku Maju kemarin kita melakukan evaluasi. Salah satu programnya adalah penyediaan pupuk organik cair, dan itu sudah dilaksanakan. Hasilnya luar biasa karena memberikan dampak langsung kepada petani untuk meningkatkan produksi," ujarnya saat dimintai keterangan, Kamis (22/1/2026).
Menurut Anang, pendistribusian POC dilakukan berdasarkan potensi dan kondisi masing-masing desa atau kelompok tani.
Prioritas diberikan kepada wilayah yang memiliki tingkat produksi padi tinggi agar dampaknya lebih optimal terhadap peningkatan hasil pertanian.
"Sistem pembagiannya disesuaikan dengan potensi dan kondisi desa atau kelompok tani. Yang pasti, lahan dengan nilai produksi hasil pertanian padi yang tinggi menjadi prioritas," jelasnya.
Ia menambahkan, program ketahanan pangan di Provinsi Lampung akan terus ditingkatkan melalui berbagai kebijakan yang mendukung peningkatan produktivitas pertanian di desa, termasuk perluasan distribusi POC.
"Program ketahanan pangan terus kita tingkatkan. Semua program yang mendukung produktivitas pertanian, terutama di desa, akan terus kita galakkan," katanya.
Terkait distribusi POC, Anang mengungkapkan bahwa pada tahap awal POC telah disalurkan ke 500 titik desa. Pada tahun 2026, Pemprov Lampung menargetkan penambahan distribusi ke 1.500 titik desa.
"POC kemarin sudah didistribusikan ke 500 titik. Ke depan akan kita penuhi lagi 1.500 titik. Jadi dari total 2.444 desa, pada tahun 2026 sebaran POC sudah menjangkau sekitar 2.000 desa," ungkapnya.
Ia menargetkan pada tahun 2027, sisa 444 desa yang belum terjangkau akan menerima distribusi POC sehingga akses pupuk organik cair dapat merata di seluruh desa di Provinsi Lampung.
"Dengan begitu, paling tidak akses untuk mendapatkan POC bisa merata di seluruh desa di Provinsi Lampung," pungkas Anang. (*)
Berita Lainnya
-
Sambut KUHP–KUHAP Baru 2026, APH Bandar Lampung Matangkan Koordinasi
Kamis, 22 Januari 2026 -
Soal Pencabutan HGU SGC, Yozi Rizal Minta Negara Jelaskan Secara Transparan Demi Kepastian Hukum
Kamis, 22 Januari 2026 -
Universitas Teknokrat Tingkatkan Kompetensi Sekretaris Profesional Siswa SMK Negeri 8 Bandar Lampung
Kamis, 22 Januari 2026 -
Akademisi: Pencabutan HGU PT SGC Tak Guncang Iklim Investasi Lampung, Justru Perkuat Kepastian Hukum
Kamis, 22 Januari 2026









