• Jumat, 23 Januari 2026

Pemkot Bandar Lampung Lepas Kontingen Santri ke Ajang Musabaqah Kutubut Turats Provinsi

Jumat, 23 Januari 2026 - 14.06 WIB
25

Pelepasan kontingen santri Bandar Lampung dalam ajang Musabaqah Kutubut Turats Bainal Ma’ahid Tingkat Provinsi Lampung, Kamis (23/1/2026). Foto: Sri/kupastuntas.co

Sri

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Pemkot Bandar Lampung secara resmi melepas kontingen santri Kota Bandar Lampung yang akan berlaga dalam ajang Musabaqah Kutubut Turats Bainal Ma’ahid Tingkat Provinsi Lampung, Kamis (23/1/2026).

Kegiatan pelepasan berlangsung di Halaman Pemerintah Kota Bandar Lampung dan dihadiri jajaran PCNU Kota Bandar Lampung, para pembimbing, official, serta para santri peserta lomba.

Dalam sambutannya, Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana, yang diwakili Asisten lll, M. Ramdhan menyampaikan rasa bangga dan apresiasi tinggi kepada PCNU Kota Bandar Lampung, khususnya Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI), yang telah bekerja keras membina dan mempersiapkan para santri untuk berlaga di tingkat provinsi.

"Pelepasan kontingen hari ini bukan sekadar seremoni keberangkatan. Ini adalah simbol bahwa Kota Bandar Lampung memiliki generasi muda yang tidak hanya kuat secara spiritual, tetapi juga memiliki daya saing, kecerdasan, dan mental juara,” ujar Ramdhan.

Iamenegaskan, para santri merupakan duta terbaik Kota Bandar Lampung yang membawa nama baik daerah dan almamater pesantren masing-masing

Karena itu, ia berpesan agar para peserta menjaga akhlakul karimah, menjunjung tinggi sportivitas, serta tampil percaya diri.

"Kemenangan memang penting, tapi keberkahan jauh lebih utama. Jaga kesehatan, kebersamaan, dan ikuti arahan para pembimbing agar seluruh rangkaian kegiatan dapat diikuti dengan baik,” pesannya.

Eva Dwiana juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam mendukung kegiatan keagamaan dan pembinaan kepemudaan.

"Kami percaya santri adalah pilar penting dalam pembangunan karakter bangsa, khususnya untuk mewujudkan Bandar Lampung yang agamis dan bermartabat,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua PCNU Kota Bandar Lampung, Ichwan Aji, menjelaskan bahwa Musabaqah Kutubut Turats merupakan ajang kompetisi santri antar pesantren se-Provinsi Lampung, bukan MTQ pesantren.

"Total peserta dari Kota Bandar Lampung berjumlah sekitar 70 santri yang mewakili 10 pesantren. Mereka mengikuti berbagai kategori lomba, mulai dari kitab kuning, hafalan Al-Qur’an, tafsir, hingga cabang olahraga seperti futsal dan voli,” jelas Ichwan.

Ia menyebutkan, seluruh peserta telah melalui proses seleksi di tingkat kota dan mendapatkan pembinaan dari masing-masing pesantren, dengan pendampingan dari Kementerian Agama Kota Bandar Lampung.

"Target kami juara satu, karena sebelumnya Bandar Lampung pernah meraih juara pertama. Setelah tingkat provinsi ini, ke depan juga akan ada ajang tingkat nasional yang direncanakan digelar di Lampung Selatan,” pungkasnya. (*)