Lagi, Rumah Toko Dibobol Maling, Warga Tanggamus Desak Polisi Intensifkan Patroli
Tampak warga berkerumun di rumah sekaligus toko milik Heri Wibowo yang baru saja kemalingan. Foto: Sayuti/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Tanggamus - Aksi pencurian kembali
menghantui Kecamatan Ulubelu, Kabupaten Tanggamus. Rumah yang merangkap toko
milik Heri Wibowo dan Wanti di Jalan Raya Pekon Muara Dua dibobol maling, Sabtu
(24/1/2026) dini hari.
Kejadian ini kian menegaskan keresahan warga terhadap maraknya tindak kriminal dan belum optimalnya pengamanan wilayah.
Informasi yang berhasil dihimpun g Kupastuntas.co pelaku diduga masuk melalui bagian belakang rumah saat pemilik tengah beristirahat.
Sekitar pukul 23.00 WIB, kondisi rumah masih aman sebelum akhirnya disatroni pencuri.
“Kami baru tidur sekitar jam sebelas malam. Pagi harinya rumah sudah berantakan, emas dan uang di warung habis,” ujar Wanti.
Dalam kejadian tersebut, pelaku membawa kabur perhiasan emas seberat 10 gram, seluruh uang tunai di warung, serta sejumlah barang dagangan seperti rokok dan kebutuhan lainnya.
Kerugian korban ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Kasus ini menambah daftar panjang kejahatan yang terjadi di Ulubelu dalam beberapa bulan terakhir.
Warga menilai situasi keamanan semakin mengkhawatirkan, terutama pada malam hingga dini hari.
"Sekarang ini warga sudah was-was. Bukan cuma rumah, toko juga rawan. Kami berharap polisi lebih sering patroli, apalagi Ulubelu ini wilayahnya luas,” kata Agung, warga Pekon Muara Dua.
Warga juga menyoroti kondisi pos polisi di Ulubelu yang dinilai belum berfungsi maksimal.
Meski pos polisi telah ada, keterbatasan personel dan fasilitas membuat kehadiran aparat belum dirasakan secara optimal oleh masyarakat.
Camat Ulubelu, Mansyurin, membenarkan bahwa persoalan keamanan menjadi perhatian serius pemerintah kecamatan.
Ia menyebut maraknya kejahatan harus direspons dengan penguatan struktur dan kehadiran kepolisian di wilayah Ulubelu.
"Kami sangat mendukung penguatan pos polisi di Ulubelu. Wilayah ini luas, aktivitas masyarakat tinggi, sehingga memang dibutuhkan penambahan personel dan peningkatan status pos polisi,” kata Mansyurin.
Ia mengungkapkan bahwa Polres Tanggamus sebelumnya telah mewacanakan peningkatan status pos polisi di Ulubelu menjadi subsektor.
Dengan status tersebut, diharapkan ada penambahan personel sehingga pelayanan keamanan masyarakat bisa lebih cepat dan efektif.
“Wacananya sudah ada sejak pertengahan tahun lalu, termasuk penempatan personel BKO. Kami berharap ini segera direalisasikan agar masyarakat merasa lebih aman,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko sebelumnya juga menyatakan komitmennya untuk memperkuat pengamanan di Kecamatan Ulubelu melalui pengaktifan pos polisi dan peningkatan patroli pada jam-jam rawan.
Warga berharap langkah konkret penguatan pos polisi segera dilakukan agar tindak kejahatan tidak terus berulang. (*)
Berita Lainnya
-
Warga Ulubelu Tanggamus Desak Polda Lampung Dirikan Polsek
Jumat, 23 Januari 2026 -
Pencurian Beruntun Teror Warga Ulubelu, Ini Respon Kapolres Tanggamus
Jumat, 23 Januari 2026 -
Pencurian Beruntun Teror Ulubelu Tanggamus, Warga Sebut Pos Polisi Kerap Kosong
Kamis, 22 Januari 2026 -
Plt Kadinkes Tanggamus: Anggaran JKN PBI Rp35 Miliar Tak Cukup Tanggung Seluruh Warga
Selasa, 20 Januari 2026









