Disdikbud Lampung Barat Tekankan Pendidikan Karakter Hadapi Tantangan Era Digital
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung Barat, Tati Sulastri saat menghadiri kegiatan Gebyar Olahraga, Kesehatan, dan Pramuka di SMP Negeri Air Hitam. Foto: Ist
Kupastuntas.co, Lampung Barat - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung Barat menegaskan pentingnya penguatan pendidikan karakter di sekolah sebagai respons atas berbagai persoalan kedisiplinan, kesehatan, dan pembentukan mental pelajar di tengah tantangan era digital saat ini.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung Barat, Tati Sulastri, menilai sekolah tidak bisa lagi hanya berfokus pada capaian akademik, melainkan harus aktif membentuk karakter, kebiasaan hidup sehat, serta mental tangguh peserta didik sejak dini.
Hal tersebut disampaikan Tati saat menghadiri kegiatan Gebyar Olahraga, Kesehatan, dan Pramuka di SMP Negeri Air Hitam, yang dinilainya sebagai contoh konkret upaya sekolah menjawab tantangan pembinaan karakter pelajar.
Menurutnya, perkembangan teknologi dan perubahan pola sosial turut memengaruhi sikap dan perilaku peserta didik, sehingga diperlukan pendekatan pendidikan yang lebih menyeluruh dan berkelanjutan.
“Kegiatan seperti ini menjadi ruang pembelajaran yang penting bagi anak-anak, bukan hanya soal prestasi, tetapi tentang disiplin, tanggung jawab, dan kebersamaan,” kata Tati saat diminta keterangan, Selasa (3/2/2026).
Ia menjelaskan, melalui olahraga, peserta didik dilatih untuk memahami nilai sportivitas, kerja keras, serta semangat pantang menyerah yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari.
Tati menekankan bahwa karakter kuat tidak terbentuk secara instan, melainkan melalui proses, latihan, dan pembiasaan yang dilakukan secara konsisten di lingkungan sekolah.
Selain itu, aspek kesehatan juga menjadi perhatian serius Disdikbud Lampung Barat, mengingat kondisi fisik yang sehat merupakan fondasi utama bagi proses belajar yang optimal.
Melalui edukasi dan kampanye hidup bersih dan sehat, sekolah diharapkan mampu menanamkan kesadaran bahwa menjaga kebersihan diri dan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. “Pola hidup sehat harus menjadi budaya, bukan hanya kegiatan sesaat atau formalitas,” tegasnya.
Sementara itu, kegiatan kepramukaan dinilai memiliki peran strategis dalam membentuk kemandirian, kepemimpinan, dan solidaritas antarsesama peserta didik.
Tati menyebutkan, nilai-nilai kepramukaan sangat relevan untuk memperkuat karakter pelajar di tengah tantangan global dan derasnya arus informasi yang tidak selalu sejalan dengan nilai-nilai kebangsaan.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung Barat berkomitmen untuk terus mendorong sekolah-sekolah agar mengintegrasikan penguatan karakter, kesehatan, dan keterampilan sosial dalam setiap program pendidikan.
Ia berharap kegiatan yang dilaksanakan di SMPN Air Hitam tidak berhenti sebagai agenda tahunan semata, tetapi menjadi bagian dari budaya sekolah yang berkelanjutan.
“Dari sekolah-sekolah inilah kita berharap lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga sehat, berintegritas, dan siap menjadi pemimpin masa depan yang membanggakan Lampung Barat dan bangsa,” pungkasnya. (*).
Berita Lainnya
-
SPPG Pasar Liwa 2 Diresmikan, Sekda Lambar Tekankan Higienitas dan Kualitas Gizi
Selasa, 03 Februari 2026 -
Mobil Camat Sukau Lambar Terlibat Kecelakaan, Pengendara Motor Tewas
Selasa, 03 Februari 2026 -
Gempa Dangkal Dini Hari Guncang Lampung Barat
Selasa, 03 Februari 2026 -
Geger, Pria 50 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Muara Jaya I Lambar
Senin, 02 Februari 2026









