• Kamis, 14 Mei 2026

Awal 2026, Universitas Teknokrat Tegaskan Posisi Kampus Terbaik di Lampung Lewat Prestasi Webometrics

Jumat, 06 Februari 2026 - 10.38 WIB
4

Awal 2026, Universitas Teknokrat Tegaskan Posisi Kampus Terbaik di Lampung Lewat Prestasi Webometrics. Foto: Ist.

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Mengawali tahun 2026 dengan capaian membanggakan, Universitas Teknokrat Indonesia (UTI), Kampus Terbaik di Lampung kembali menegaskan eksistensinya sebagai salah satu kampus terbaik di Indonesia.

Hal ini ditunjukkan melalui hasil Webometrics Ranking of World Universities 2026, yang menempatkan UTI pada jajaran teratas pemeringkatan Nasional.

Dalam rilis resmi Webometrics edisi 2026, Universitas Teknokrat Indonesia, Kampus Terbaik di Lampung mencatatkan tiga prestasi utama yang mencerminkan kekuatan akademik dan visibilitas digital kampus, yaitu peringkat pertama nasional kategori Openness Rank, peringkat kedua nasional kategori Impact Rank, serta peringkat ke-20 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) terbaik di Indonesia.

Prestasi paling menonjol diraih pada kategori Openness Rank, di mana Universitas Teknokrat Indonesia berhasil menempati peringkat pertama nasional, mengungguli sejumlah perguruan tinggi besar dan ternama seperti IPB University, Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Indonesia (UI), Universitas Brawijaya, hingga Institut Teknologi Bandung (ITB).

Capaian ini mencerminkan tingginya tingkat keterbukaan akses publik terhadap karya ilmiah, publikasi akademik, serta sitasi dosen dan peneliti Universitas Teknokrat Indonesia di tingkat global.

Selain unggul dalam keterbukaan, Universitas Teknokrat Indonesia juga menunjukkan pengaruh digital yang signifikan melalui Impact Rank, dengan menempati peringkat kedua nasional, tepat di bawah Universitas Indonesia (UI).

Pada kategori ini, UTI bahkan berada di atas sejumlah kampus ternama lainnya seperti Telkom University dan Universitas Lampung (Unila).

Peringkat Impact Rank menggambarkan kuatnya visibilitas konten digital kampus, termasuk website institusi, publikasi ilmiah, serta kontribusi pengetahuan yang berdampak luas di dunia maya.

Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. HM Nasrullah Yusuf, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa prestasi ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh sivitas akademika dalam membangun budaya akademik yang terbuka, produktif, dan berdampak.

“Kami menyambut baik hasil pemeringkatan Webometrics di awal tahun 2026 ini. Capaian ini adalah buah dari komitmen bersama dalam menjaga transparansi, produktivitas riset, serta kontribusi positif di ruang digital,” ujar Dr. Nasrullah.

Ia berharap, prestasi tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan institusi, tetapi juga membawa dampak nyata terhadap peningkatan mutu pendidikan dan kualitas lulusan Universitas Teknokrat Indonesia.

“Harapan kami, prestasi ini tidak berhenti pada angka dan peringkat semata, tetapi benar-benar berkontribusi pada peningkatan kualitas pembelajaran, penelitian, dan daya saing lulusan di tingkat nasional maupun global,” tambahnya.

Sebagai informasi, Webometrics Ranking of World Universities merupakan sistem pemeringkatan universitas dunia yang dilakukan oleh Cybermetrics Lab, Spanish National Research Council (CSIC). Penilaian Webometrics didasarkan pada tiga indikator utama, yaitu Visibility/Impact (dampak dan keterjangkauan konten digital), Transparency/Openness (sitasi peneliti), serta Excellence (kualitas dan sitasi publikasi ilmiah).

Keberhasilan Universitas Teknokrat Indonesia meraih posisi teratas pada kategori Openness dan peringkat tinggi pada Impact menunjukkan bahwa karya ilmiah serta informasi akademik kampus ini memiliki pengakuan dan aksesibilitas yang luas di tingkat global.

Dengan capaian ini, Universitas Teknokrat Indonesia semakin memperkokoh posisinya sebagai “Kampus Sang Juara” yang unggul dalam inovasi, keterbukaan informasi, dan kontribusi akademik berbasis digital.

Prestasi Webometrics 2026 menjadi motivasi bagi UTI untuk terus meningkatkan kualitas tridarma perguruan tinggi serta memperluas dampak positif bagi masyarakat dan dunia pendidikan Indonesia. (*)