• Jumat, 06 Februari 2026

Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Indah Jaya Tulang Bawang ‘Panen Ikan’ sebagai Protes

Jumat, 06 Februari 2026 - 17.08 WIB
50

Tampak warga Kampung Indah Jaya, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, menggelar panen ikan di jalan berlubang yang tak kunjung diperbaiki. Foto: Ist

Kupastuntas.co, Tulang Bawang – Kekesalan yang dipendam bertahun-tahun akhirnya tumpah dengan cara tak biasa. Warga Kampung Indah Jaya, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, menggelar panen ikan di jalan berlubang yang tak kunjung diperbaiki. Aksi ini menjadi bentuk protes atas kondisi jalan yang rusak selama sekitar tujuh tahun tanpa penanganan serius.

SU, salah seorang warga, mengatakan panen ikan dilakukan di lubang-lubang jalan yang kerap tergenang air saat hujan. Menurutnya, kondisi tersebut sudah jauh dari kata layak disebut jalan.

“Sudah tujuh tahun lebih tidak diperbaiki. Sangat tidak layak disebut jalan, lebih mirip kubangan kerbau,” tuturnya, Jumat (6/2/2026).

Ia menjelaskan, hampir seluruh badan jalan dipenuhi lubang dengan kedalaman bervariasi. Lapisan aspal banyak yang terkelupas, bahkan di sejumlah titik hanya menyisakan tanah dan batu. Saat hujan turun, lubang-lubang tersebut berubah menjadi genangan air yang licin dan berbahaya bagi pengendara.

“Kalau hujan, jalannya licin dan susah dilalui. Lubang tertutup air, tidak kelihatan,” katanya.

Sebaliknya, saat musim kemarau, kondisi jalan tak kalah menyulitkan. Debu tebal beterbangan dan mengganggu pernapasan warga serta pengguna jalan yang melintas.

“Kalau kemarau, debunya tebal sekali. Aktivitas warga jadi terganggu,” ujarnya.

SU juga mengungkapkan, kecelakaan kerap terjadi akibat kondisi jalan tersebut. Pengendara motor beberapa kali terjatuh saat berusaha menghindari lubang atau terpeleset di jalan licin, terutama pada malam hari.

“Sudah beberapa kali ada yang jatuh, terutama pengendara motor. Apalagi malam hari, lubangnya tidak kelihatan,” tambahnya.

Ia menegaskan, jalan di Kampung Indah Jaya merupakan jalur lintas kabupaten sekaligus akses utama bagi aktivitas ekonomi warga. Kerusakan jalan, menurutnya, berdampak langsung pada mobilitas dan keselamatan masyarakat.

Melalui aksi panen ikan di jalan berlubang itu, warga berharap pemerintah segera turun tangan dan melakukan perbaikan. Bagi mereka, jalan yang layak bukan sekadar fasilitas, melainkan kebutuhan dasar untuk menjalani aktivitas sehari-hari dengan aman. (*)