• Rabu, 11 Februari 2026

276 CJH Metro Manasik Haji Terintegrasi, Wali Kota Tekankan Spirit Keikhlasan

Selasa, 10 Februari 2026 - 14.00 WIB
39

Walikota Metro, Bambang Iman Santoso saat menyampaikan sambutannya. Foto: Arby/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Metro - Sebanyak 276 Calon Jamaah Haji (CJH) asal Kota Metro mengikuti Manasik Haji Terintegrasi Tahun 1447 Hijriah yang diselenggarakan Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Metro, di Masjid Agung Taqwa Kota setempat, Selasa (10/2/2026).

Dari pantauan dilokasi, kegiatan ini menjadi titik awal pembekalan serius bagi para jamaah sebelum menunaikan rukun Islam kelima di Tanah Suci. Manasik haji tahun yang mengusung tema Haji Ramah Lansia, Disabilitas, dan Perempuan tersebut merupakan bentuk pendekatan yang menegaskan komitmen negara dan pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan ibadah yang inklusif, manusiawi, dan berkeadilan.

Wali Kota Metro, H. Bambang Iman Santoso dalam sambutannya menegaskan bahwa manasik haji bukan sekadar formalitas, melainkan bekal utama agar ibadah haji benar-benar bernilai mabrur.

“Tidak ada balasan untuk haji mabrur kecuali surga dari Allah SWT. Ikuti pembekalan ini dengan sebaik-baiknya. Jangan sampai ada yang tidak berangkat karena merasa sudah paham. Manasik dari Kementerian Haji ini sangat dibutuhkan, terutama agar jamaah siap lahir dan batin,” kata dia.

Bambang menekankan bahwa ibadah haji adalah perjalanan panjang yang sarat ujian. Oleh karena itu, manasik juga harus dimaknai sebagai ruang membangun kebersamaan dan solidaritas antarjamaah.

“Jadikan manasik ini sebagai wahana silaturahmi. Di Tanah Suci nanti, kita tidak bisa berjalan sendiri. Saling tolong-menolong adalah kunci,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa kesempatan berhaji adalah anugerah yang datang setelah penantian panjang. Karena itu, seluruh rangkaian ibadah harus dijalani dengan penuh kesabaran dan keikhlasan.

“Jangan mempersulit diri. Jika ada masalah, katakanlah ‘ini yang terbaik dari Allah SWT’. Jadikan Allah satu-satunya penolong dalam setiap kesulitan,” pungkasnya.

Sementara itu, Plt Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Metro, Raisan Sudiatama mengapresiasi kehadiran Wali Kota Metro yang dinilainya sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah daerah terhadap pelayanan jamaah haji.

"Hari ini kita melaksanakan Manasik Haji tingkat kota. Selanjutnya akan dilanjutkan Manasik Haji tingkat kecamatan pada tanggal 11 hingga 14 Februari 2026,” jelas Raisan.

Ia merinci bahwa pelaksanaan manasik tingkat kecamatan akan dibagi ke dalam dua zona guna memudahkan jamaah dan memastikan efektivitas pembekalan.

"Zona satu dipusatkan di Masjid Al Awal, dan zona dua dipusatkan di Masjid Nur Hidayah. Pada musim haji tahun 2026, Kementerian Haji dan Umrah Kota Metro akan memberangkatkan 276 jamaah, yang terdiri dari 125 jamaah laki-laki dan 151 jamaah perempuan," tandasnya.

Komposisi tersebut semakin menegaskan pentingnya pendekatan haji yang ramah lansia, disabilitas, dan perempuan sebagaimana tema manasik tahun ini. Manasik haji terintegrasi ini diharapkan tidak hanya membekali jamaah dengan pemahaman teknis ibadah, tetapi juga menanamkan nilai kesabaran, kebersamaan, dan keikhlasan, agar seluruh jamaah Kota Metro kelak kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur, membawa perubahan akhlak dan keberkahan bagi lingkungan sekitarnya. (*)