Buka Manasik Haji 2026, Pemkab Lampung Barat Hibahkan Lahan 900 Meter ke Kemenag
Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, saat menghadiri acara Bimbingan Manasik Haji Terintegrasi Tingkat Kabupaten dan Kecamatan Tahun 1447 Hijriah/2026 M di Masjid Baiturrahman, Kelurahan Way Mengaku, Kecamatan Balik Bukit. Foto: Ist
Kupastuntas.co, Lampung Barat - Cuaca ekstrem, mobilitas tinggi, dan
rangkaian ibadah yang menguras tenaga menjadi tantangan utama pelaksanaan
ibadah haji. Menghadapi kondisi tersebut, sebanyak 208 calon jemaah haji asal
Lampung Barat mulai dipersiapkan melalui Bimbingan Manasik Haji Terintegrasi
Tingkat Kabupaten dan Kecamatan Tahun 1447 Hijriah/2026 M.
Kegiatan manasik tersebut resmi dibuka pada Selasa (10/2/2025) di Masjid
Baiturrahman, Kelurahan Way Mengaku, Kecamatan Balik Bukit, sebagai langkah
awal pembekalan jemaah sebelum berangkat ke Tanah Suci.
Dari total peserta, sebanyak 207 orang merupakan calon jemaah haji reguler,
sementara satu orang lainnya merupakan Petugas Haji Daerah (PHD) yang akan
bertugas di bidang pelayanan umum dan kesehatan.
Manasik haji terintegrasi ini dirancang untuk membekali jemaah dengan
pemahaman menyeluruh terkait tata cara, rukun, dan wajib haji, sekaligus
mempersiapkan mental jemaah menghadapi dinamika pelaksanaan ibadah haji di Arab
Saudi.
Bupati Lampung Barat H. Parosil Mabsus menegaskan bahwa manasik haji memiliki
peran strategis dalam menentukan kelancaran dan kualitas ibadah jemaah selama
berada di Tanah Suci.
Menurutnya, kesiapan haji tidak hanya diukur dari kemampuan finansial,
tetapi juga dari kesiapan ilmu, mental, serta ketakwaan agar jemaah mampu
menjalankan ibadah dengan tertib dan khusyuk.
Parosil menilai manasik haji menjadi pedoman penting bagi jemaah agar
memahami setiap tahapan ibadah, sehingga dapat menghindari kesalahan dan
kebingungan saat melaksanakan rangkaian haji.
Selain pemahaman ibadah, kesiapan fisik juga menjadi perhatian utama
mengingat ibadah haji menuntut stamina yang prima dan kondisi kesehatan yang
stabil.
Oleh karena itu, seluruh calon jemaah diminta untuk mulai menjaga kesehatan
sejak dini, melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin, serta menerapkan pola
hidup sehat sebelum keberangkatan.
Parosil juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersamaan dan rasa
kekeluargaan antarsesama jemaah, karena kekompakan dinilai dapat membantu
mengurangi beban fisik maupun mental selama menjalankan ibadah.
Ia menekankan agar seluruh jemaah senantiasa menjaga sikap, akhlak, serta
saling menghormati, baik sesama jemaah maupun terhadap petugas haji selama
berada di Tanah Suci.
Dalam kesempatan yang sama, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat turut
melaksanakan penyerahan dan penandatanganan surat hibah Barang Milik Daerah
kepada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Barat.
Hibah tersebut berupa tanah seluas kurang lebih 900 meter persegi yang
berlokasi di belakang Masjid Islamic Center Baitul Mukhlisin, Pekon Watas,
Kecamatan Balik Bukit.
Penyerahan hibah ini menjadi bagian dari dukungan pemerintah daerah
terhadap penguatan sarana dan prasarana keagamaan, sekaligus peningkatan
kualitas pelayanan haji dan pembinaan umat.
Pemerintah Kabupaten Lampung Barat berharap aset yang telah dihibahkan
dapat dimanfaatkan secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,
khususnya dalam mendukung kegiatan keagamaan dan pelayanan ibadah haji di
daerah tersebut. (*)
Berita Lainnya
-
Keluhan Jalan Rusak Menguat, Parosil Mabsus Prioritaskan Infrastruktur dan Penataan Kota Liwa
Selasa, 10 Februari 2026 -
Baru Rampung, Proyek Irigasi Rp37,7 Miliar di Lampung Barat Sudah Retak, Warga Soroti Mutu Pekerjaan
Selasa, 10 Februari 2026 -
Dinas PUPR Lampung Barat Alasan Anggaran Minim untuk Perbaikan Jalan, Warga: Jangan Tunggu Viral Baru Diperbaiki
Selasa, 10 Februari 2026 -
Dua Pelajar Lampung Barat Sabet Medali Emas di Kompetisi Renang Piala Gubernur Lampung
Senin, 09 Februari 2026









