• Selasa, 10 Februari 2026

Buka Manasik Haji 2026, Pemkab Lampung Barat Hibahkan Lahan 900 Meter ke Kemenag

Selasa, 10 Februari 2026 - 13.35 WIB
22

Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, saat menghadiri acara Bimbingan Manasik Haji Terintegrasi Tingkat Kabupaten dan Kecamatan Tahun 1447 Hijriah/2026 M di Masjid Baiturrahman, Kelurahan Way Mengaku, Kecamatan Balik Bukit. Foto: Ist

Kupastuntas.co, Lampung Barat - Cuaca ekstrem, mobilitas tinggi, dan rangkaian ibadah yang menguras tenaga menjadi tantangan utama pelaksanaan ibadah haji. Menghadapi kondisi tersebut, sebanyak 208 calon jemaah haji asal Lampung Barat mulai dipersiapkan melalui Bimbingan Manasik Haji Terintegrasi Tingkat Kabupaten dan Kecamatan Tahun 1447 Hijriah/2026 M.

Kegiatan manasik tersebut resmi dibuka pada Selasa (10/2/2025) di Masjid Baiturrahman, Kelurahan Way Mengaku, Kecamatan Balik Bukit, sebagai langkah awal pembekalan jemaah sebelum berangkat ke Tanah Suci.

Dari total peserta, sebanyak 207 orang merupakan calon jemaah haji reguler, sementara satu orang lainnya merupakan Petugas Haji Daerah (PHD) yang akan bertugas di bidang pelayanan umum dan kesehatan.

Manasik haji terintegrasi ini dirancang untuk membekali jemaah dengan pemahaman menyeluruh terkait tata cara, rukun, dan wajib haji, sekaligus mempersiapkan mental jemaah menghadapi dinamika pelaksanaan ibadah haji di Arab Saudi.

Bupati Lampung Barat H. Parosil Mabsus menegaskan bahwa manasik haji memiliki peran strategis dalam menentukan kelancaran dan kualitas ibadah jemaah selama berada di Tanah Suci.

Menurutnya, kesiapan haji tidak hanya diukur dari kemampuan finansial, tetapi juga dari kesiapan ilmu, mental, serta ketakwaan agar jemaah mampu menjalankan ibadah dengan tertib dan khusyuk.

Parosil menilai manasik haji menjadi pedoman penting bagi jemaah agar memahami setiap tahapan ibadah, sehingga dapat menghindari kesalahan dan kebingungan saat melaksanakan rangkaian haji.

Selain pemahaman ibadah, kesiapan fisik juga menjadi perhatian utama mengingat ibadah haji menuntut stamina yang prima dan kondisi kesehatan yang stabil.

Oleh karena itu, seluruh calon jemaah diminta untuk mulai menjaga kesehatan sejak dini, melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin, serta menerapkan pola hidup sehat sebelum keberangkatan.

Parosil juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersamaan dan rasa kekeluargaan antarsesama jemaah, karena kekompakan dinilai dapat membantu mengurangi beban fisik maupun mental selama menjalankan ibadah.

Ia menekankan agar seluruh jemaah senantiasa menjaga sikap, akhlak, serta saling menghormati, baik sesama jemaah maupun terhadap petugas haji selama berada di Tanah Suci.

Dalam kesempatan yang sama, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat turut melaksanakan penyerahan dan penandatanganan surat hibah Barang Milik Daerah kepada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Barat.

Hibah tersebut berupa tanah seluas kurang lebih 900 meter persegi yang berlokasi di belakang Masjid Islamic Center Baitul Mukhlisin, Pekon Watas, Kecamatan Balik Bukit.

Penyerahan hibah ini menjadi bagian dari dukungan pemerintah daerah terhadap penguatan sarana dan prasarana keagamaan, sekaligus peningkatan kualitas pelayanan haji dan pembinaan umat.

Pemerintah Kabupaten Lampung Barat berharap aset yang telah dihibahkan dapat dimanfaatkan secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung kegiatan keagamaan dan pelayanan ibadah haji di daerah tersebut. (*)