Terungkap Fakta Baru Misteri Kematian Pria di Penginapan Bandar Lampung, Diantar Pria Misterius hingga SIM Card Hilang
Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Gigih Andri Putranto. Foto: Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Penyelidikan kasus kematian Hendradjaja
(61), warga Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Banten, yang ditemukan tewas
dengan kepala terbungkus plastik dan terlilit lakban di sebuah kamar penginapan
kamar Pondok Inap Kost Trijo, Jalan Untung Suropati, Kecamatan Labuhan Ratu,
Bandar Lampung terus mengungkap sejumlah kejanggalan.
Terbaru, polisi menemukan fakta bahwa korban tidak datang seorang diri ke
lokasi. Berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV) dan keterangan saksi, korban
diketahui diantar oleh seorang pria tak dikenal sebelum akhirnya ditemukan
meninggal dunia.
Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Gigih Andri Putranto,
menjelaskan bahwa pria yang mengantar korban tersebut kini masih dalam proses
pencarian dan pendalaman identitasnya.
“Dari hasil pemeriksaan saksi dan CCTV, korban datang diantar seorang
laki-laki. Sosok ini masih kami dalami dan lakukan pencarian,” ujar Kompol
Gigih, Selasa (10/2/26).
Dalam rekaman yang sama, korban sempat terlihat berkomunikasi dengan ibu
kos setempat. Namun setelah itu, korban hanya terlihat seorang diri berada di
dalam kamar hingga akhirnya ditemukan tak bernyawa. Polisi menyebut pria yang
mengantar korban sebagai ‘Mr X’ dan belum dapat memastikan peran maupun
keterlibatannya.
“‘Mr X ini masih kami identifikasi. Berdasarkan CCTV, setelah diantar,
korban berada sendiri di dalam kamar,” jelasnya.
Tak berhenti di situ, kejanggalan lain juga ditemukan pada barang-barang
milik korban. Meski ponsel dan dompet korban ditemukan di lokasi, kartu SIM
dari ponsel tersebut justru tidak berada di dalam perangkat.
Temuan ini menimbulkan tanda tanya baru dalam proses penyelidikan. Polisi
menduga hilangnya kartu SIM bisa berkaitan dengan upaya menghilangkan jejak
komunikasi korban.
“Barang bukti seperti handphone dan dompet berisi uang sudah kami amankan.
Terkait kartu SIM, masih kami dalami bersama tim Inafis,” kata Gigih.
Polisi kini masih menelusuri rangkaian peristiwa sebelum korban ditemukan
meninggal dunia, termasuk tujuan kedatangannya ke Bandar Lampung. Dari
keterangan keluarga, korban sempat berkomunikasi terakhir melalui grup WhatsApp
keluarga.
“Kedatangan korban ke Bandar Lampung untuk kepentingan apa masih kami
selidiki. Ada beberapa hal yang harus kami telusuri untuk membuka rangkaian
peristiwa ini,” tambahnya.
Hingga saat ini, Polresta Bandar Lampung bersama Polsek Kedaton dan dibantu
Polda Lampung masih melakukan penyelidikan intensif, mulai dari pemeriksaan
saksi, pendalaman rekaman CCTV tambahan, hingga menunggu hasil autopsi
forensik.
Polisi belum menyimpulkan penyebab pasti kematian korban dan memastikan
seluruh kemungkinan, termasuk adanya unsur tindak pidana, masih dalam proses
pendalaman. (*)
Berita Lainnya
-
Dana Banpol Naik, Candrawansah: Fungsi Edukasi Politik Belum Maksimal
Selasa, 10 Februari 2026 -
Program Makan Bergizi Gratis di SDN 2 Sukarame Terhenti Sejak Awal Tahun
Selasa, 10 Februari 2026 -
Program Studi Magister Bahasa Inggris Universitas Teknokrat Indonesia Gelar PKM Pemanfaatan AI untuk Pengembangan Bahan Ajar Kontekstual SD
Selasa, 10 Februari 2026 -
Ini Daftar Parpol Penerima Dana Hibah Pemprov Lampung, Gerindra Terbesar Tembus Rp4,1 Miliar
Selasa, 10 Februari 2026









