FKIP Unila Perkuat Daya Saing Global, Empat Prodi Kantongi Akreditasi Internasional
FKIP Unila menggelar puncak Dies Natalis ke-58 di Aula FKIP Unila, Kamis (12/02/2026). Foto: Sandika/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Fakultas Keguruan dan Ilmu
Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) menggelar puncak Dies Natalis
ke-58 di Aula FKIP Unila, Kamis (12/02/2026). Momentum ini menjadi ajang
refleksi sekaligus pertanggungjawaban kinerja satu tahun kepemimpinan Dekan
FKIP Unila, Dr. Albet Maydiantoro.
“Alhamdulillah, kita dapat menyelenggarakan puncak Dies
Natalis ke-58 FKIP Unila. Banyak rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan,
mulai dari seminar nasional, berbagai lomba untuk meningkatkan prestasi
mahasiswa, hingga karnaval dan muhibah seni yang diikuti sekitar 2.000
peserta,” ujar Albet.
Ia menjelaskan, Dies Natalis tahun ini tidak hanya menjadi
seremoni, tetapi juga momentum penyampaian Laporan Kinerja Dekan Tahun 2025
sebagai bentuk akuntabilitas dan transparansi kepada sivitas akademika.
Dalam laporan tersebut, FKIP Unila mencatat sejumlah capaian
strategis sepanjang 2025. Salah satu yang paling membanggakan adalah
keberhasilan empat program studi bidang sains dan matematika meraih akreditasi
internasional ASIIN dengan masa berlaku lima tahun penuh.
“Capaian ini menjadi tonggak sejarah baru bagi FKIP Unila. Ini
menegaskan bahwa sistem pendidikan, kurikulum, serta tata kelola akademik yang
kita terapkan telah diakui di tingkat global,” tegasnya.
Selain itu, peningkatan signifikan juga terlihat pada capaian
Indikator Kinerja Utama (IKU) 1 terkait daya serap lulusan di dunia kerja.
Partisipasi mahasiswa dalam program Merdeka Belajar–Kampus Merdeka (MBKM) juga
menunjukkan tren positif, mencerminkan ekosistem pembelajaran yang semakin
adaptif, kontekstual, dan relevan dengan kebutuhan zaman.
Albet menyampaikan bahwa laporan kinerja ini bukan sekadar
dokumen administratif, melainkan instrumen evaluasi strategis dalam mendorong
transformasi pendidikan tinggi yang berkualitas dan berdaya saing.
Namun demikian, FKIP Unila juga mengakui masih terdapat
sejumlah tantangan. Berdasarkan analisis Strengths, Weaknesses, Opportunities,
and Threats (SWOT), masih diperlukan upaya peningkatan proporsi lulusan yang
berwirausaha maupun melanjutkan studi ke jenjang lebih tinggi.
“Persaingan di era revolusi industri 4.0 dan society 5.0
semakin ketat. Karena itu, penguatan kemitraan dengan dunia usaha dan dunia
industri, serta perluasan kerja sama internasional, menjadi prioritas ke
depan,” jelasnya.
Ke depan, FKIP Unila akan memfokuskan pengembangan pada
percepatan jabatan fungsional Guru Besar, peningkatan kualitas riset dan
publikasi internasional bereputasi, serta transformasi pembelajaran berbasis
teknologi digital yang kolaboratif dan partisipatif.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh sivitas
akademika, dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa atas dedikasi dan
kontribusi selama 2025. Ucapan terima kasih turut disampaikan kepada Rektor
Unila dan jajaran pimpinan universitas atas dukungan berkelanjutan.
“Semoga capaian tahun 2025 menjadi landasan yang kokoh untuk
melangkah lebih jauh dalam mewujudkan FKIP Unila yang unggul, berkarakter, dan
menjadi rujukan inovasi pendidikan di tingkat internasional,” pungkasnya. (*)
Berita Lainnya
-
Isu Penghapusan TKBM Mengemuka, Wamenaker: Manusia Tak Bisa Diganti Robot
Kamis, 12 Februari 2026 -
FKMPB Soroti Akses Sekolah dan Infrastruktur di Panjang Bandar Lampung
Kamis, 12 Februari 2026 -
Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Adakan Pelatihan Kesekretarisan bagi Siswa SMKN 5 Bandar Lampung
Kamis, 12 Februari 2026 -
Sambut Ramadan, Grand Mercure Lampung Hadirkan Promo Spesial Buka Puasa dengan Panorama Kota dari Ketinggian
Kamis, 12 Februari 2026









