• Jumat, 13 Februari 2026

112 Pejabat Dilantik, Harris Surahya Resmi Jadi Dirut Bank Waway

Jumat, 13 Februari 2026 - 16.56 WIB
141

Wakil Walikota Bandar Lampung, Deddy Amarullah, melantik dan mengambil sumpah jabatan yang berlangsung di Gedung Semergou, Jumat (13/2/2026). Foto: Sri/kupastuntas.co

Sri

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Wakil Walikota Bandar Lampung, Deddy Amarullah, melantik dan mengambil sumpah jabatan Direktur Utama Bank Waway, pejabat administrator, pengawas, serta kepala puskesmas di lingkungan Pemerintah Kota Bandar Lampung.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Semergou, Jumat (13/2/2026), tersebut diikuti sebanyak 112 pejabat eselon III dan IV, salah satunya Harris Surahya resmi dilantik sebagai Direktur Utama Bank Waway.

Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Bandar Lampung, Deddy Amarullah menyampaikan ucapan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik.

"Jabatan ini adalah bentuk kepercayaan dan amanah yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya.

Ia menegaskan, pelantikan tersebut bukan sekadar rutinitas organisasi, melainkan bagian dari upaya penyegaran dan penguatan birokrasi di lingkungan Pemkot Bandar Lampung.

"Ini adalah bagian dari penyegaran organisasi untuk menghadirkan inovasi baru di setiap unit kerja, peningkatan kinerja agar pelayanan publik berjalan lebih cepat dan tepat sasaran, serta akselerasi pembangunan dalam mendukung visi Bandar Lampung sebagai kota yang maju, agamis, dan sejahtera,” tegasnya.

Kepada pejabat yang baru dilantik, Deddy menitipkan sejumlah pesan penting. Ia meminta seluruh pejabat menjadi teladan bagi staf dan rekan kerja, menghindari penyalahgunaan wewenang, serta menjaga nama baik Pemerintah Kota Bandar Lampung.

Selain itu, ia mengingatkan agar para pejabat segera mempelajari tugas pokok dan fungsi (tupoksi) di tempat yang baru dan langsung bekerja secara maksimal tanpa menunggu waktu lama.

"Masyarakat saat ini membutuhkan pelayanan yang ramah, transparan, dan bebas pungli. Saya tidak ingin mendengar adanya keluhan masyarakat terkait birokrasi yang lambat,” tegasnya.

Menurutnya, keberhasilan sebuah program tidak ditentukan oleh satu orang, melainkan koordinasi yang solid antarbidang dan antarorganisasi perangkat daerah (OPD).

Ia juga menekankan bahwa Bandar Lampung merupakan wajah dari Provinsi Lampung, sehingga seluruh pejabat diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam menata kota, mulai dari sektor kebersihan, infrastruktur, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

"Tunjukkan bahwa saudara layak menyandang jabatan tersebut dengan prestasi kerja, bukan sekadar dengan kata-kata,” pesannya. (*)