• Jumat, 13 Februari 2026

Bekali Siswa Kompetensi Dunia Kerja, Universitas Teknokrat Indonesia Gelar Pelatihan Kesekretarisan di SMA Pangudi Luhur Bandar Lampung

Jumat, 13 Februari 2026 - 14.41 WIB
17

Universitas Teknokrat Indonesia Gelar Pelatihan Kesekretarisan di SMA Pangudi Luhur Bandar Lampung. Foto: Ist.

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Universitas Teknokrat Indonesia kembali menunjukkan komitmennya sebagai kampus terbaik di Provinsi Lampung dalam mencerdaskan generasi muda melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM).

Kali ini, UTI menggelar pelatihan kesekretarisan bagi siswa SMA Pangudi Luhur Bandar Lampung.

Pelatihan bertajuk 'Melatih Keterampilan Kesekretarisan dalam Lingkungan Kerja Profesional' tersebut merupakan implementasi perkuliahan Praktik Kesekretarisan pada Program Studi Sistem Informasi Universitas Teknokrat Indonesia.

Kegiatan ini bertujuan membekali siswa dengan soft skill dan hard skill yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja modern, khususnya di bidang administrasi perkantoran dan pelayanan profesional.

Tim PKM Universitas Teknokrat Indonesia terdiri atas empat mahasiswa Program Studi Sistem Informasi, yakni Nurmalia Wahyu Utami, Nindi Sifra Elyana, Eti Putri Astuti, dan Lea Kristiani, yang didampingi oleh dosen pembimbing Dr. Jafar Fakhrurozi, S.Pd., M.Hum. Kehadiran tim disambut hangat oleh Kepala SMA Pangudi Luhur Rini Novitasari, S.S., Wakil Kepala Sekolah Pinkan Valencia, M.Si., Gr., serta jajaran guru.

Kegiatan diawali dengan sambutan Dr. Jafar Fakhrurozi yang menekankan pentingnya adaptasi teknologi dalam peran kesekretarisan di era digital.

Ia juga menegaskan bahwa kegiatan PKM menjadi ruang strategis untuk memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah menengah.

"Kegiatan ini menjadi jembatan yang baik bagi sekolah dan universitas untuk menjalin kerja sama, terutama dalam bidang pendidikan dan pencerdasan anak bangsa. Melalui kolaborasi seperti ini, kami berharap siswa memperoleh wawasan dan keterampilan yang relevan dengan tantangan masa depan,” ujar Dr. Jafar.

Acara dilanjutkan dengan penyerahan cinderamata secara simbolis dari Universitas Teknokrat Indonesia kepada pihak sekolah. Selanjutnya, materi inti disampaikan oleh para mahasiswa PKM. Nurmalia Wahyu Utami memaparkan urgensi keterampilan kesekretarisan di era digital serta pengenalan digital profile.

Nindi Sifra Elyana membahas strategi membangun digital profile profesional dan teknik convening meeting. Eti Putri Astuti menjelaskan tugas-tugas dalam convening meeting serta standar pelayanan customer service.

Sementara itu, Lea Kristiani mengulas peran vital customer service beserta contoh pelayanan prima (service excellence).

Selain pemaparan materi, kegiatan juga diisi dengan sesi praktik. Para siswa mendapat kesempatan melakukan simulasi langsung tugas kesekretarisan di depan kelas dengan bimbingan tim PKM.

Antusiasme siswa terlihat tinggi, ditandai dengan keaktifan bertanya, mencatat materi, serta terlibat dalam diskusi dan simulasi yang berlangsung secara interaktif.

Kepala SMA Pangudi Luhur Bandar Lampung, Rini Novitasari, S.S., mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut.

Menurutnya, pelatihan ini memberikan pemahaman baru kepada siswa mengenai kompleksitas dan profesionalisme yang dibutuhkan dalam bidang kesekretarisan dan administrasi perkantoran.

"Kami sangat mengapresiasi kehadiran Universitas Teknokrat Indonesia. Pelatihan ini membuka wawasan siswa bahwa profesi sekretaris dan staf administrasi membutuhkan kompetensi yang luas dan profesional,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Rektor Mahathir Muhammad, S.E., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan PKM tersebut merupakan wujud nyata peran Universitas Teknokrat Indonesia sebagai kampus terbaik di Lampung yang konsisten menghadirkan program berdampak langsung bagi masyarakat.

"Universitas Teknokrat Indonesia terus mendorong mahasiswa untuk terlibat aktif dalam pengabdian kepada masyarakat. Melalui pelatihan seperti ini, kami ingin memastikan bahwa lulusan sekolah menengah memiliki bekal keterampilan, etika kerja, dan kesiapan mental untuk menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif,” ujar Mahathir Muhammad.

Kegiatan PKM ditutup dengan sesi foto bersama dosen, mahasiswa, guru, dan siswa sebagai simbol kolaborasi berkelanjutan antara perguruan tinggi dan sekolah menengah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. (*)