• Selasa, 17 Februari 2026

Dishub Bandar Lampung Terapkan Sistem Buka-Tutup U-Turn di Jalur Protokol Selama Ramadhan

Selasa, 17 Februari 2026 - 15.07 WIB
5

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandar Lampung, Socrat Pringgodanu, saat ditemui di sela kunjungannya di Vihara Amurwa Bhumi Graha, Selasa (17/2/2026). Foto: Sri/kupastuntas.co

Sri

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Selama bulan suci Ramadhan, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandar Lampung terus berupaya mengurai kepadatan lalu lintas di sejumlah ruas jalan protokol, khususnya di Jalan Teuku Umar dan Jalan ZA Pagar Alam.

Salah satu langkah yang diterapkan adalah sistem buka-tutup pada sejumlah titik putaran balik (U-turn) yang dinilai menjadi pemicu kemacetan, terutama pada jam-jam sibuk pagi dan sore hari.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandar Lampung, Socrat Pringgodanu, menjelaskan bahwa kebijakan tersebut bersifat situasional dan tidak diberlakukan sepanjang hari.

“Di Jalan Teuku Umar dan ZA Pagar Alam itu memang banyak u-turn. Jadi kita berlakukan sistem buka-tutup di jam-jam tertentu, terutama saat arus lalu lintas terlihat padat seperti pagi dan sore hari,” ujar Socrat saat ditemui di sela kunjungannya di Vihara Amurwa Bhumi Graha, Selasa (17/2/2026).

Menurutnya, penutupan sementara u-turn terbukti cukup efektif dalam mengurangi antrean kendaraan yang kerap menumpuk di titik-titik tersebut.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada rencana untuk menutup u-turn secara permanen. Hal itu mempertimbangkan akses masyarakat terhadap fasilitas publik di sekitar lokasi, termasuk rumah sakit.

“Untuk penutupan permanen belum ada rencana ke arah sana. Di sekitar situ ada rumah sakit dan akses masyarakat yang harus tetap diperhatikan. Kalau ditutup terlalu jauh, ambulans dalam kondisi darurat bisa kesulitan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Socrat menyampaikan bahwa pelaksanaan di lapangan dilakukan melalui koordinasi dan kolaborasi dengan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Bandar Lampung, sesuai arahan Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana.

“Kita lakukan bersama Polresta, dalam hal ini Satlantas. Ini juga atas instruksi Ibu Wali Kota, sifatnya situasional. Saat padat kita tutup, setelah kondisi normal kembali kita buka,” tambahnya.

Adapun beberapa titik yang menjadi fokus pengaturan meliputi Jalan Teuku Umar dan Jalan ZA Pagar Alam, U-Turn Koga Atas (dekat Roti Holland) serta U-Turn Koga Bawah (depan Mie Koga).

Pantauan di lapangan, penutupan dilakukan menggunakan water barrier dan disertai penempatan personel Dishub serta kepolisian untuk mengatur arus kendaraan selama sistem buka-tutup diberlakukan di jalur protokol tersebut.

Dishub berharap kebijakan ini dapat membantu kelancaran mobilitas masyarakat selama Ramadhan, tanpa mengganggu akses terhadap layanan vital di sekitar lokasi. (*)