Hiswana Migas Lampung: Jelang Lebaran Konsumsi Solar Turun, Pertalite dan Pertamax Naik
Kepala Bidang SPBU Hiswana Migas Lampung, Donny Irawan. Foto: Dok.
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi untuk Provinsi Lampung mengalami penurunan. Solar dikurangi sebanyak 22.973.000 liter dan Pertalite turun hingga 121 juta liter. Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran akan potensi kelangkaan dan antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU.
Menanggapi isu itu, Kepala Bidang SPBU Hiswana Migas Lampung, Donny Irawan, menyampaikan bahwa pola konsumsi BBM biasanya berubah menjelang Ramadan dan Lebaran.
Menurutnya, kebutuhan solar cenderung mengalami penurunan karena aktivitas kendaraan angkutan barang berkurang.
"Kalau jelang puasa biasanya mobil-mobil angkutan tidak banyak jalan. Dalam satu minggu ini pasti ada penurunan konsumsi solar. Nanti mau masuk Lebaran juga biasanya terjadi penurunan solar tambahan,” jelas Donny, Rabu (18/2/2026).
Ia mengatakan, berkurangnya operasional truk dan kendaraan logistik menjadi faktor utama turunnya konsumsi solar pada periode tersebut.
Namun sebaliknya, kebutuhan BBM jenis Pertalite dan Pertamax justru diprediksi meningkat seiring bertambahnya mobilitas masyarakat, terutama untuk perjalanan mudik dan aktivitas pribadi.
"Yang naik itu biasanya kebutuhan Pertalite dan Pertamax. Ini yang kita harapkan tidak putus. Karena kalau sampai terputus, dampaknya langsung terasa di SPBU,” ujarnya.
Donny menegaskan, stabilitas distribusi menjadi kunci utama untuk mencegah antrean panjang. Ia menilai antrean kerap terjadi bukan semata-mata karena lonjakan konsumsi, melainkan karena pasokan yang tidak konsisten.
"Kalau pasokan stabil dan tersedia terus, masyarakat tidak akan panik. Yang jadi persoalan itu kalau hari ini ada, besok tidak ada. Itu yang memicu antrean,” tegasnya.
Dengan adanya pengurangan kuota BBM subsidi tersebut, Hiswana Migas berharap distribusi tetap terjaga dan disesuaikan dengan pola kebutuhan masyarakat menjelang Ramadan dan Lebaran agar tidak menimbulkan gejolak di lapangan. (*)
Berita Lainnya
-
Diskop UKM Catat 200 Koperasi di Bandar Lampung Sudah Tidak Aktif
Rabu, 18 Februari 2026 -
Kuota BBM Subsidi Dipangkas, Hiswana Migas Lampung Soroti Risiko Penyimpangan
Rabu, 18 Februari 2026 -
BATIQA Hotel Lampung Hadirkan 'Lentera Kampung Pak Rahmat', Promo Iftar Ramadan Penuh Cita Rasa Nusantara dan Banyak Keuntungan
Rabu, 18 Februari 2026 -
3.742 Personel Gabungan Dikerahkan, Polda Lampung Kawal Ketat Mudik Lebaran 2026
Rabu, 18 Februari 2026









