Dua Dermaga Eksekutif Bakal Beroperasi Jelang Angkutan Lebaran 2026
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung, Bambang Sumbogo. Foto: Dok Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Dinas Perhubungan (Dishub)
Provinsi Lampung menyebut dua dermaga eksekutif di Pelabuhan Bakauheni akan
beroperasi untuk melayani penyeberangan lintas Jawa-Sumatera guna mendukung
kelancaran angkutan Lebaran 2026.
"Persiapan sarana dan prasarana dermaga serta penyeberangan Merak-Bakauheni terus dilaksanakan menjelang Angkutan Lebaran 2026. Operasional dua dermaga yang melayani kapal ekspres sudah dilakukan sejak Desember 2025 kemarin," kata Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung, Bambang Sumbogo, dilansir Antara, Sabtu (21/2/2026).
Bambang mengatakan, total dermaga yang ada di Pelabuhan Bakauheni untuk melayani lintas Merak-Bakauheni ada sebanyak tujuh dermaga yakni dua dermaga eksekutif serta lima dermaga reguler.
"Dengan adanya dermaga eksekutif I dan II, waktu keberangkatan kapal pada pelayanan dermaga eksekutif yang sebelumnya setiap satu jam sekali, sekarang menjadi 30 menit sekali. Ini bisa membantu memperlancar pelaksanaan angkutan Lebaran 2026 nanti," katanya.
Bambang juga memaparkan total armada kapal yang tersedia mencapai 75 unit, dengan rincian di Pelabuhan Bakauheni-Merak 64 kapal, di Pelabuhan Ciwandan terdapat empat kapal dan Bandar Bakau Jaya (BBJ) ada enam kapal.
"Adapun armada kapal yang disiagakan ada 11 kapal. Lalu ada lima kapal baru dari total 66 kapal," jelasnya.
Kemudian layanan baru di dermaga eksekutif II ada sembilan kapal yang siap melayani, dermaga eksekutif I ada enam kapal, dan dermaga reguler ada 51 kapal, yang seluruhnya operasional untuk meningkatkan frekuensi penyeberangan.
"Terdapat pula dua kolam dermaga baru pada Pelabuhan PT Sumur Makmur Abadi, sehingga dapat menambah produksi. Dan untuk kapasitas parkir pelabuhan mencapai 5.738 unit kendaraan kecil atau 326 unit kendaraan roda empat, sehingga angkutan penyeberangan telah siap karena ada penambahan frekuensi penyeberangan dan produksi yang meningkat," imbuhnya. (*)
Berita Lainnya
-
Bapanas Temukan Kemasan Rusak dan Lonjakan Harga Cabai di Lampung
Minggu, 22 Februari 2026 -
Mendunia dan Bergengsi! Universitas Teknokrat Indonesia Disambangi ACQUIN, Bukti Nyata Menuju World Class University
Minggu, 22 Februari 2026 -
Bandar Lampung Tertinggi Kasus HIV, Komisi IV DPRD Minta Langkah Konkret dan Terukur
Minggu, 22 Februari 2026 -
Dinkes Catat 333 Warga Bandar Lampung Terjangkit HIV Sepanjang 2025
Sabtu, 21 Februari 2026









