Ketua DPRD Lampung Barat Dorong MBG Ramadhan Dibagikan Setiap Hari
Ketua DPRD Lampung Barat, Edi Novial. Foto: Ist
Kupastuntas.co, Lampung Barat - Ketua DPRD Lampung Barat, Edi Novial, mendorong agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama bulan Ramadhan dapat dibagikan setiap hari kepada siswa-siswi di wilayah Lampung Barat. Menurutnya, pembagian harian akan membuat tujuan program pemenuhan gizi anak berjalan lebih optimal dan terukur.
Pernyataan tersebut disampaikan menyusul adanya perbedaan pola distribusi MBG Ramadhan di sejumlah daerah. Di Lampung Barat, bantuan MBG diketahui dibagikan setiap tiga hari sekali kepada siswa.
Sementara itu, di Bandar Lampung, program MBG Ramadhan dilaporkan telah dibagikan setiap hari. Perbedaan tersebut memunculkan harapan agar mekanisme distribusi di Lampung Barat dapat dievaluasi.
Edi Novial menilai, konsistensi dalam pendistribusian MBG menjadi kunci agar kebutuhan nutrisi anak tetap terpenuhi, meskipun sedang menjalani ibadah puasa. Ia menegaskan, anak-anak tetap membutuhkan asupan gizi yang cukup untuk menunjang aktivitas belajar sehari-hari.
“MBG seharusnya dibagikan setiap hari kepada siswa-siswi karena tujuan utama program ini adalah memenuhi kebutuhan gizi dan nutrisi anak-anak kita secara rutin,” kata Edi Novial, Rabu (25/2/2026). Ia menilai pola harian akan memudahkan evaluasi dan pengawasan manfaat program.
Menurutnya, dengan pembagian setiap hari, dampak MBG terhadap kesehatan dan tumbuh kembang anak akan lebih jelas terlihat. Selain itu, pola tersebut juga dinilai lebih adil dan sesuai dengan semangat awal program.
Edi Novial juga menyoroti perlunya variasi menu dalam paket MBG, khususnya selama Ramadhan. Ia berharap makanan yang diberikan tidak hanya berupa menu kering agar anak-anak tidak cepat merasa bosan.
Ia menjelaskan, variasi menu penting untuk menjaga selera makan anak sekaligus memastikan asupan nutrisi yang seimbang. Dengan komposisi yang tepat, program MBG diharapkan benar-benar memberikan manfaat nyata.
Edi Novial berharap pihak terkait dapat meninjau kembali pola pembagian MBG agar selaras dengan tujuan utama program.“Kami ingin program ini benar-benar memberikan manfaat optimal bagi kesehatan dan tumbuh kembang anak-anak,” ujarnya.
Berdasarkan pantauan Kupas Tuntas pada Senin (23/2/2026), siswa di Kabupaten Lampung Barat menerima satu paket MBG untuk kebutuhan tiga hari. Paket tersebut dibagikan kepada siswa untuk dibawa pulang.
Dalam satu paket MBG, siswa menerima dua bungkus biskuit Marie susu, dua butir telur rebus, satu buah apel, satu roti bolu merek Bonita, satu kotak minuman sari kedelai, serta satu bungkus kurma.
Sejumlah wali murid sekolah dasar di Kecamatan Batu Brak dan Belalau mempertanyakan komposisi menu tersebut. Mereka menilai isi paket terlalu sederhana jika diperuntukkan untuk kebutuhan gizi selama tiga hari.
“Seluruh menu dikemas dalam satu paket kecil dan dibagikan kepada siswa untuk dibawa pulang,” ujar seorang wali murid, Senin (23/2/2026). Menurutnya, jika dibagi untuk tiga hari, asupan gizi anak dinilai masih kurang.
Ia menilai, meskipun sedang berpuasa, anak-anak tetap membutuhkan nutrisi seimbang, termasuk protein, vitamin, dan energi untuk mendukung kegiatan belajar. “Kalau dihitung-hitung, isinya sedikit sekali untuk tiga hari,” katanya.
Wali murid juga mempertanyakan kesesuaian menu dengan informasi anggaran MBG yang disebut berkisar Rp10 ribu hingga Rp15 ribu per siswa per hari. Ia bahkan mengusulkan agar bantuan selama Ramadhan dapat dialihkan dalam bentuk uang tunai agar kebutuhan gizi anak bisa disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing keluarga. (*).
Berita Lainnya
-
Pemkab Lambar Gelontorkan Dana 4 Miliar Bangun SPAM di 5 Kecamatan
Rabu, 25 Februari 2026 -
Gerakan PM Berkah Digulirkan, Pemkab Lampung Barat Dorong Zakat Lebih Tepat Sasaran
Rabu, 25 Februari 2026 -
Pemkab Lampung Barat Sidak Pasar Liwa Jelang Hari Raya
Selasa, 24 Februari 2026 -
Sensus Ekonomi Digelar Serentak Mei-Juli 2026, Bupati Lampung Barat Tekankan Akurasi Data
Senin, 23 Februari 2026









