• Rabu, 25 Februari 2026

Pemkab Lambar Gelontorkan Dana 4 Miliar Bangun SPAM di 5 Kecamatan

Rabu, 25 Februari 2026 - 11.27 WIB
53

Salah satu tower penampungan air SPAM yang dibangun Dinas PUPR Lampung Barat. Foto: Ist

Kupastuntas.co, Lampung Barat - Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menggelontorkan anggaran sebesar Rp4 miliar pada tahun 2025 untuk pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di wilayah Bumi Beguai Jejama Sai Betik. Anggaran tersebut bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dan difokuskan untuk memperluas akses air bersih bagi masyarakat di sejumlah wilayah pedesaan.

Pembangunan SPAM ini merupakan bagian dari program prioritas pemerintah daerah dalam pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Melalui dukungan DAK tahun 2025, pemerintah daerah menargetkan peningkatan kualitas layanan air minum yang layak, aman, dan berkelanjutan.

Kepala Bidang Cipta Karya pada Dinas PUPR Lampung Barat, Alex Wijaya, mengatakan bahwa seluruh proyek SPAM yang didanai melalui DAK tahun 2025 tersebut telah selesai direalisasikan dan saat ini sudah beroperasi secara optimal.

Menurut Alex, pembangunan SPAM tersebut tersebar di sejumlah pekon pada beberapa kecamatan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat. Ia menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ditemukan kendala berarti dalam pengoperasian seluruh sistem yang telah dibangun.

"Di Kecamatan Batu Brak, pembangunan SPAM direalisasikan di Pekon Sukaraja. Sistem yang dibangun telah berfungsi dengan baik dan mampu memenuhi kebutuhan air bersih warga setempat secara berkelanjutan," kata dia saat diminta keterangan, Rabu (25/2/2026).

Sementara itu, di Kecamatan Batu Ketulis, pembangunan SPAM dilaksanakan di beberapa pekon, yakni Batu Kebayan, Argo Mulyo, Campang Tiga, dan Kubu Liku. Seluruh jaringan distribusi air minum di wilayah tersebut kini sudah berjalan normal dan dimanfaatkan oleh masyarakat.

Alex menjelaskan bahwa pembangunan SPAM di Kecamatan Batu Ketulis dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi geografis dan sebaran permukiman warga. Dengan selesainya proyek ini, distribusi air bersih menjadi lebih merata dan stabil.

"Pembangunan SPAM juga direalisasikan di Kecamatan Way Tenong, tepatnya di Pekon Sukananti. Sistem yang dibangun telah beroperasi optimal dan mampu mengurangi ketergantungan warga terhadap sumber air yang tidak menentu, terutama saat musim kemarau," jelasnya.

Di Kecamatan Gedung Surian, proyek SPAM menyasar Pekon Cipta Waras dan Tri Mulyo. Alex menyebutkan bahwa kedua pekon tersebut kini telah menikmati layanan air minum yang lebih layak dan terkelola dengan baik.

Untuk Kecamatan Kebun Tebu, pembangunan SPAM direalisasikan di Pekon Tri Budi Syukur. Infrastruktur air minum di wilayah ini kini telah berfungsi sesuai perencanaan dan mendukung kebutuhan rumah tangga masyarakat.

Alex menegaskan bahwa seluruh proyek SPAM yang dibangun pada tahun 2025 tersebut telah melalui proses pengawasan dan pengujian teknis. Hasilnya, seluruh sistem dinyatakan layak dan siap digunakan tanpa hambatan berarti.

Ia memastikan bahwa hingga saat ini tidak terdapat kendala teknis maupun nonteknis dalam pengoperasian SPAM di seluruh lokasi. Pemerintah daerah terus melakukan pemantauan untuk memastikan layanan air minum tetap berjalan optimal.

"Selain pembangunan fisik, pemerintah daerah juga mendorong peran serta masyarakat dalam menjaga dan memelihara sarana SPAM yang telah dibangun. Hal ini penting agar keberlanjutan layanan air bersih dapat terjaga dalam jangka panjang," sambungnya.

Pemerintah Kabupaten Lampung Barat optimistis keberadaan SPAM yang telah direalisasikan ini mampu meningkatkan kualitas hidup dan derajat kesehatan masyarakat. Akses air minum yang layak dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung kesejahteraan warga.

Dengan selesainya seluruh proyek SPAM yang didanai DAK tahun 2025 tersebut, pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan pelayanan publik di sektor infrastruktur dasar. Program ini diharapkan menjadi fondasi kuat dalam pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat Lampung Barat. (*)