Dinas Pendidikan Lampung Gelar Pesantren Kilat, Bekali Siswa Penguatan Akidah hingga Kesehatan Mental
Kepala Disdikbud Lampung Thomas Amirico saat dimintai keterangan, Kamis (26/2/2026). Foto: Ria/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas
Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung akan menggelar program Pesantren
Kilat selama bulan Ramadhan bagi siswa SMA/SMK.
Program ini ditujukan untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan sekaligus
membentuk karakter bagi generasi muda.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Amirico,
menjelaskan bahwa kegiatan ini difokuskan bagi siswa kelas 10 dan kelas 11.
Sementara itu, siswa kelas 12 tidak dilibatkan karena tengah mempersiapkan
diri menghadapi ujian dalam waktu dekat.
"Program ini kami fokuskan untuk kelas 10 dan 11, karena kelas 12 saat
ini sedang menghadapi ujian. Pesantren kilat ini menjadi salah satu upaya
pembentukan karakter dan penguatan fondasi keagamaan siswa," ujarnya saat
dimintai keterangan, Kamis (26/2/2026).
Pelaksanaan kegiatan direncanakan berlangsung selama tiga hari, dengan dua
opsi jadwal, yakni pada tanggal 6 hingga 8 Ramadhan atau 13 hingga 15 Ramadhan.
Dalam pelaksanaannya, Dinas Pendidikan akan bekerja sama dengan para ulama
serta pondok pesantren terdekat untuk memberikan pembinaan secara langsung
kepada siswa.
"Materi yang disampaikan disusun secara komprehensif dengan melibatkan
pemateri sesuai bidang keilmuan masing-masing," kata dia.
Adapun materi utama dalam Pesantren Kilat ini meliputi penguatan akidah
sebagai dasar keimanan, pembiasaan ibadah wajib seperti salat lima waktu, serta
pembentukan akhlak dalam kehidupan sehari-hari.
"Selain itu, siswa juga akan mendapatkan pembekalan terkait kesehatan
mental guna mendukung keseimbangan emosional di tengah tantangan remaja masa
kini," jelasnya.
Program ini juga akan menghadirkan materi kekinian yang relevan dengan
kehidupan generasi muda, sehingga siswa tidak hanya mendapatkan pemahaman agama
secara teoritis, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan
sehari-hari.
"Materinya cukup lengkap, mulai dari akidah, ibadah, akhlak, hingga
kesehatan mental dan program kekinian. Semua akan dikemas dengan pendekatan
yang sesuai dengan kebutuhan siswa saat ini," tambah Thomas.
Melalui program Pesantren Kilat ini, diharapkan para siswa memiliki fondasi
agama yang kuat, berakhlak baik, serta mampu menghadapi tantangan kehidupan
dengan nilai-nilai spiritual yang kokoh. (*)
Berita Lainnya
-
Semarak Ramadan, BATIQA Hotel Lampung Bersihkan Masjid Babul Khair di Kedamaian
Kamis, 26 Februari 2026 -
Mentan Amran Pimpin Rakor Nasional Pertanian,Tegaskan Swasembada Berkelanjutan dan Siap Ekspor Beras
Kamis, 26 Februari 2026 -
Usep Syaipudin: Pendanaan MBG Adalah Trade-Off antara Gizi dan Investasi Pendidikan
Kamis, 26 Februari 2026 -
Kostiana Sayangkan MBG Serap Dana Pendidikan: Infrastruktur Sekolah dan Kesejahteraan Guru Harus Jadi Prioritas
Kamis, 26 Februari 2026









