• Jumat, 27 Februari 2026

Gerhana Bulan Total Bakal Warnai Langit Lampung Selasa 3 Maret 2026

Jumat, 27 Februari 2026 - 14.54 WIB
24

Mahasiswa Itera melakukan pengamatan bulan di kampus setempat. Foto: Ist

Sri

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Observatorium Astronomi Itera Lampung (OAIL) akan melakukan pengamatan fenomena Gerhana Bulan Total yang diprediksi terjadi pada Selasa, 3 Maret 2026.

Peristiwa langit yang bertepatan dengan bulan suci Ramadan ini dapat diamati di wilayah Pasifik, termasuk seluruh Indonesia.

Peneliti OAIL sekaligus dosen Program Studi Sains Atmosfer dan Keplanetan Institut Teknologi Sumatera, Annisa Novia, menjelaskan bahwa pengamatan akan dipusatkan di Gedung Kuliah Umum (GKU) 2 Itera dan dilakukan secara terbatas.

Dalam kegiatan tersebut, tim OAIL akan menggunakan empat teleskop, yakni Meade LX-90 8” f/10 (Schmidt-Cassegrain), Baride Optics A-102 f/10 (Refraktor), Utopia III B, dan Celestron C-11 untuk mendukung dokumentasi serta pengambilan data penelitian.

“Gerhana Bulan Total terjadi ketika Bulan sepenuhnya memasuki bayangan inti Bumi (umbra), sehingga cahaya Matahari tidak langsung mencapai permukaan Bulan. Pada fase ini, Bulan akan tampak berwarna merah tua atau cokelat kemerahan,” jelas Annisa, Jumat (27/2/2026).

Berdasarkan perhitungan geosentris, tahapan gerhana berlangsung sebagai berikut, pertama Fase penumbra (P1): 15.44 WIB, Fase sebagian (U1): 16.50 WIB, Awal totalitas (U2): 18.04 WIB, Puncak gerhana: 18.33 WIB.

Kemudian, akhir totalitas (U3): 19.02 WIB, akhir sebagian (U4): 20.17 WIB dan akhir penumbra (P4): 21.22 WIB.

Namun demikian, di lokasi Itera, Bulan baru terbit pada pukul 18.12 WIB. Artinya, saat Bulan mulai terlihat di ufuk timur, gerhana sudah memasuki fase total dan mendekati puncak pada pukul 18.33 WIB.

"Fase awal (penumbra dan sebagian) tidak dapat diamati dari Itera karena Bulan masih berada di bawah horizon, " jelasnya.

Ia mengaku, pengamatan ini tidak dibuka untuk umum dan hanya diperuntukkan bagi tim peneliti, pengelola, asisten OAIL, serta mahasiswa dan dosen untuk kebutuhan akademik dan penelitian.

Meski begitu, masyarakat tetap dapat menyaksikan fenomena tersebut melalui siaran langsung di kanal YouTube resmi OAIL.

"Kita mengajak warga menikmati keindahan Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 secara daring dari mana saja," tutupnya. (*)