• Sabtu, 28 Februari 2026

11 Orang Dirawat Diduga Keracunan Telur Asin Program MBG di Sukadana, Dapur Ditutup Sementara

Sabtu, 28 Februari 2026 - 17.39 WIB
22

Kupastuntas.co, Lampung Timur – Jumlah balita dan murid yang mengalami keluhan kesehatan usai menyantap telur asin dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Sukadana terus bertambah. Hingga Sabtu (28/2/2026) pagi, tercatat 11 orang menjalani perawatan medis.

Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Timur melalui rilis tertulis yang diterima media menjelaskan, peristiwa tersebut diduga berkaitan dengan konsumsi telur bebek asin yang menjadi bagian dari menu MBG di wilayah Kecamatan Sukadana, Kabupaten Lampung Timur.

Berdasarkan data sementara, sebanyak 11 orang mengalami keluhan setelah mengonsumsi telur asin tersebut. Gejala yang dilaporkan meliputi mual, muntah, diare, pusing, sakit perut, dan lemas.

Sebagian besar korban merupakan anak-anak usia sekolah dan balita. Selain itu, terdapat beberapa orang dewasa yang turut mengalami keluhan setelah mengonsumsi telur asin yang diperoleh dari anggota keluarga penerima program MBG.

Para korban kemudian mendapatkan penanganan medis di RSUD Sukadana, klinik setempat, maupun menjalani perawatan di rumah dengan pemantauan tenaga kesehatan.

Dari total 11 korban, delapan orang sempat berobat ke RSUD Sukadana. Enam di antaranya masih menjalani perawatan intensif, sementara tiga pasien telah diperbolehkan pulang setelah kondisi membaik. Tiga korban lainnya menjalani perawatan di rumah. Sisanya masih dalam observasi.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Tim UPTD Puskesmas Sukadana bersama Forkopimcam dan jajaran Polres Lampung Timur melakukan serangkaian langkah penanganan. Petugas melakukan pengecekan kondisi pasien, inspeksi kesehatan lingkungan di dapur SPPG Sukadana Ilir, serta pemeriksaan sumber air dan proses pengolahan, penyimpanan, hingga distribusi makanan.

Dinas Kesehatan menyatakan kejadian ini masih dalam proses investigasi epidemiologi untuk memastikan sumber penyebab dugaan keracunan. Sementara itu, Komandan Kodim 0429/Lampung Timur, Letkol Inf Danang, menyampaikan dapur MBG yang bersangkutan ditutup sementara. “Untuk sementara dapur kita tutup sampai hasil laboratorium keluar. Kepala dapur juga kami minta melakukan evaluasi,” ujarnya. (*)