• Senin, 02 Maret 2026

Satpol PP Bandar Lampung Siaga 24 Jam Selama Ramadan

Senin, 02 Maret 2026 - 15.03 WIB
17

Kepala Satpol PP Bandar Lampung, Ahmad Nurizki Erwandi, Senin (2/3/2026). Foto: Ist.

Sri

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Satuan Polisi Pamong Praja Kota Bandar Lampung memperketat pengawasan selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.

Patroli dilakukan selama 24 jam penuh dengan menyasar potensi gangguan ketertiban umum, termasuk operasional tempat hiburan malam.

Kepala Satpol PP Bandar Lampung, Ahmad Nurizki Erwandi, mengatakan pihaknya membagi personel dalam tiga shift, yakni pagi, sore, dan malam hari.

"Selama Ramadan kami siaga penuh. Patroli dilakukan berkelanjutan untuk memastikan masyarakat bisa menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman,” ujarnya, Senin (2/3/2026).

Pada siang hari, petugas memfokuskan penyisiran terhadap Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) yang jumlahnya cenderung meningkat selama Ramadan.

"Sejumlah individu yang kedapatan mangkal di persimpangan jalan telah diamankan dan dibawa ke panti rehabilitasi milik pemerintah di Hanura untuk mendapatkan pembinaan, " ungkapnya.

Selain itu, berdasarkan laporan warga, petugas juga mengevakuasi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) ke Panti Sinar Jati, Kemiling, guna mendapatkan penanganan dan perawatan yang lebih layak.

Memasuki malam hari, fokus pengamanan beralih pada potensi kenakalan remaja. Tim Trantibum Sosial diterjunkan dan dibagi dalam dua regu besar untuk menyisir titik-titik rawan di Kota Tapis Berseri.

Petugas mengantisipasi aksi tawuran maupun perang sarung yang kerap terjadi usai salat Tarawih.

"Tim kami bergerak ke sejumlah lokasi yang dianggap rawan untuk mencegah potensi gangguan ketertiban,” jelasnya.

Selain patroli sosial, Satpol PP juga mengintensifkan pengawasan terhadap kepatuhan pelaku usaha hiburan terhadap surat edaran pemerintah terkait jam operasional selama Ramadan.

Penyisiran dilakukan di sejumlah kawasan strategis seperti Jalan Yos Sudarso, Malahayati, hingga Diponegoro.

Berdasarkan hasil pemantauan, Nurizki menyebut para pelaku usaha terpantau kooperatif dan belum ditemukan adanya pelanggaran.

"Sejauh ini tidak ada aktivitas operasional yang melanggar ketentuan. Kami akan terus melakukan pemantauan secara rutin,” tegasnya.

Satpol PP juga mengimbau para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak mereka, terutama setelah rangkaian ibadah malam selesai.

Dalam menjaga kondusivitas kota, Satpol PP bersinergi dengan aparat kepolisian, TNI, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta perangkat pamong di tingkat kelurahan dan kecamatan.

"Dengan pengawasan menyeluruh ini, pemerintah berharap situasi Kota Bandar Lampung tetap aman, tertib, dan kondusif sepanjang bulan Ramadan, " tutupnya. (*)