Tiga Buron Ditangkap, Pelarian 8 Tahanan Polres Way Kanan Berakhir
Tiga Buron Ditangkap, Pelarian 8 Tahanan Polres Way Kanan Berakhir. Foto: Ist.
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Tiga buron tahanan terakhir yang sempat melarikan diri dari rumah tahanan Polres Way Kanan akhirnya berhasil diringkus aparat kepolisian.
Dengan tertangkapnya ketiganya, delapan tahanan yang sebelumnya kabur kini seluruhnya kembali diamankan.
Dua tahanan, Rio Andika dan Joni Yansah, ditangkap saat berada di sebuah rumah kontrakan di wilayah Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat, pada Minggu (1/3/2026).
Sementara satu lainnya, Kristian Adi Nata, diringkus di Muaradua, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Sumatera Selatan.
Kapolres Way Kanan, AKBP Didik Kurnianto, mengatakan penangkapan ketiga buronan tersebut berawal dari informasi masyarakat terkait keberadaan mereka.
“Setelah mendapatkan informasi, tim gabungan langsung bergerak menuju lokasi yang diduga menjadi tempat persembunyian para tahanan,” ujar AKBP Didik saat dikonfirmasi, Senin (2/3/2026).
Dalam proses penangkapan di Jawa Barat, kedua tahanan sempat melakukan perlawanan. Namun, aparat melakukan tindakan tegas dan terukur sehingga keduanya berhasil diamankan dan langsung dievakuasi kembali ke Polres Way Kanan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Sebelumnya, delapan tahanan tersebut melarikan diri pada Minggu dini hari, 22 Februari 2026. Mereka kabur dengan cara menjebol plafon ruang tahanan menggunakan gergaji besi, lalu keluar melalui lubang di bagian atas sel.
Peristiwa itu sempat menghebohkan masyarakat Lampung, mengingat para tahanan berasal dari berbagai kasus pidana, mulai dari pencurian, penggelapan, hingga narkotika.
Pasca kejadian, tim gabungan dari Polres Way Kanan bersama Polda Lampung bergerak cepat melakukan pengejaran intensif. Hingga hari keenam, lima tahanan lebih dahulu berhasil diamankan sebelum akhirnya tiga lainnya diringkus pada hari ketujuh.
Dalam perkembangan penyelidikan, polisi juga mengamankan seorang pria berinisial SR, penjaga kantin di lingkungan Mapolres, yang diduga membantu pelarian dengan menyediakan gergaji besi kepada para tahanan. Ia masih diperiksa untuk mendalami kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain.
AKBP Didik menegaskan keberhasilan pengamanan seluruh tahanan merupakan hasil kerja keras dan sinergi aparat bersama masyarakat.
“Alhamdulillah, seluruh tahanan yang sempat kabur kini telah diamankan kembali. Ini berkat kerja sama yang baik antara petugas dan masyarakat,” tandasnya. (*)
Berita Lainnya
-
Abin Terli Raih Medali Perunggu Nasional, Bukti Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Berprestasi
Senin, 02 Maret 2026 -
Holiday Inn Lampung Bukit Randu Gelar Wedding Shine 2026, Perkenalkan Terrace Garden dengan Panorama Terindah
Senin, 02 Maret 2026 -
Situasi Timur Tengah Memanas, Travel Umrah Bandar Lampung Pastikan Jamaah Aman
Senin, 02 Maret 2026 -
Masjid Jami Al-Anwar Bandar Lampung, Warisan Sejarah yang Bertahan dari Terjangan Tsunami Krakatau
Senin, 02 Maret 2026









