Banjir Rendam Sejumlah Wilayah di Bandar Lampung, Tembok SMA 16 Ambruk
Tampak air membanjiri jalan di sejumlah titik di Bandar Lampung. Foto: Ist
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Hujan deras yang mengguyur Kota Bandar
Lampung pada Jumat (6/3/2026) menyebabkan sejumlah wilayah terendam banjir.
Tidak hanya itu, tembok pagar di SMA Negeri 16 Bandar Lampung dilaporkan ambruk
diduga karena tidak kuat menahan derasnya aliran air.
Peristiwa tersebut terekam dalam video warga. Dalam video tersebut terlihat
air menggenangi area sekolah hingga masuk ke dalam kelas.
“Kelasnya banjir. Ya Allah, besok mau ujian sekolah. Kencang sekali aliran
airnya,” ujar seorang warga dalam rekaman video tersebut.
Warga juga menyebutkan bahwa tembok pagar sekolah roboh karena tekanan air
yang cukup kuat.
“Tidak kuat menahan air jadi roboh (temboknya), ngeri-ngeri,” ungkapnya.
Selain di lingkungan sekolah, banjir juga dilaporkan terjadi di sejumlah
titik di Kota Bandar Lampung. Genangan air terlihat di Jalan depan RSUD Abdul
Moeloek, yang membuat arus lalu lintas sempat melambat.
Tak hanya itu, kawasan permukiman warga di Jalan Nunyai, Kecamatan
Rajabasa, juga ikut terendam banjir. Air dilaporkan masuk ke rumah-rumah warga
setelah hujan dengan intensitas tinggi turun selama beberapa jam.
Salah seorang warga di wilayah Tanjung Senang mengatakan rumahnya turut
terdampak banjir akibat meluapnya air dari saluran drainase.
“Rumah saya kebanjiran, airnya cepat sekali naik setelah hujan deras,” kata
warga tersebut.
Hingga saat ini belum ada laporan resmi terkait kerugian maupun korban
akibat peristiwa tersebut. Warga berharap pemerintah segera melakukan
penanganan, terutama di wilayah yang kerap terdampak banjir saat hujan deras.
(*)
Berita Lainnya
-
Banjir Rendam 38 Titik di Bandar Lampung, Kostiana Desak Pemkot Benahi Drainase
Jumat, 06 Maret 2026 -
Eva Dwiana Tinjau dan Beri Bantuan Warga Terdampak Banjir
Jumat, 06 Maret 2026 -
Banjir Rendam Jalan Terusan Ryacudu Lampung Selatan, Mobil dan Motor Terseret Arus
Jumat, 06 Maret 2026 -
Gindha Ansori Desak Satgas PKH Sita Seluruh Aset di Register 44 Seluas 32 Ribu Hektar
Jumat, 06 Maret 2026









