• Jumat, 06 Maret 2026

Operasi Ketupat 2026 Dimulai 13 Maret, Polresta Bandar Lampung Siagakan 596 Personel

Jumat, 06 Maret 2026 - 15.24 WIB
20

Rapat koordinasi lintas sektoral yang digelar di Aula Patria Tama Mapolresta Bandar Lampung, Jumat (6/3/2026). Foto: Dok/Polresta Bandar Lampung

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Polresta Bandar Lampung menyiapkan ratusan personel gabungan untuk mengamankan arus mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah melalui Operasi Kepolisian Terpusat dengan sandi Operasi Ketupat 2026. Operasi tersebut dijadwalkan berlangsung selama 14 hari, mulai 13 hingga 26 Maret 2026.

Kesiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi lintas sektoral yang digelar di Aula Patria Tama Mapolresta Bandar Lampung, Jumat (6/3/2026).

Rapat dipimpin langsung Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay, serta dihadiri unsur Forkopimda, pejabat utama Polresta, para Kapolsek jajaran, TNI, dan sejumlah instansi terkait.

Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay mengatakan, rapat koordinasi tersebut merupakan langkah awal untuk memastikan kesiapan seluruh pihak dalam mendukung pengamanan selama masa mudik hingga perayaan Idulfitri.

Menurutnya, melalui koordinasi lintas sektor tersebut seluruh instansi dapat menyamakan persepsi sekaligus memperkuat sinergitas guna memastikan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 berjalan lancar di wilayah Kota Bandar Lampung.

"Operasi Ketupat merupakan operasi kepolisian yang mengedepankan pendekatan kemanusiaan dengan kegiatan preemtif dan preventif, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah serta merayakan Hari Raya Idul Fitri dengan aman dan nyaman," kata Alfret, dilansir Instagram_Polrestabandarlampung.

Dalam pelaksanaannya, Polresta Bandar Lampung melibatkan sebanyak 596 personel pengamanan gabungan. Rinciannya terdiri dari 321 personel Polri, 30 personel TNI, serta 245 personel dari berbagai instansi terkait.

Ratusan personel tersebut nantinya akan ditempatkan di sejumlah pos pengamanan yang tersebar di berbagai titik strategis di Kota Bandar Lampung. Pos tersebut terdiri dari enam pos pengamanan, tiga pos pelayanan, serta satu pos terpadu.

Penempatan pos difokuskan di sejumlah lokasi yang berpotensi mengalami peningkatan aktivitas masyarakat selama libur Lebaran. Di antaranya kawasan masjid, pusat perbelanjaan, tempat wisata, terminal, pelabuhan hingga bandara.

Kapolresta berharap melalui rapat koordinasi lintas sektoral tersebut seluruh pihak dapat memperkuat koordinasi dan menyiapkan langkah strategis guna mendukung suksesnya pelaksanaan pengamanan Idulfitri di Kota Bandar Lampung. (*)