• Selasa, 10 Maret 2026

RSUD Abdul Moeloek Tingkatkan Kompetensi CPNS Dokter Melalui Program Inovasi Pelayanan Kesehatan

Selasa, 10 Maret 2026 - 17.52 WIB
10

RSUD Abdul Moeloek Tingkatkan Kompetensi CPNS Dokter Melalui Program Inovasi Pelayanan Kesehatan. Foto: Ist.

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. H. Abdul Moeloek terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan melalui pengembangan sumber daya manusia. Salah satu upaya yang dilakukan adalah pembinaan dan pengembangan kompetensi bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dokter.

Kegiatan ini dipimpin oleh Wakil Direktur Keperawatan, Pelayanan dan Penunjang Medik, dr. Yusmaidi, Sp.B., KBD, yang mewakili Direktur RSUD Dr. H. Abdul Moeloek dr. Imam Ghozali, Sp.An., KMN., M.Kes. Program tersebut berfokus pada penyusunan rancangan kinerja serta pengembangan inovasi pelayanan kesehatan yang berbasis pada kebutuhan layanan rumah sakit.

dr. Yusmaidi menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi klinis dan manajerial para CPNS dokter, sekaligus mendorong mereka mampu mengidentifikasi berbagai permasalahan pelayanan di unit kerja masing-masing.

"Melalui program ini, para CPNS dokter diharapkan dapat menghasilkan inovasi pelayanan kesehatan yang berdampak langsung terhadap peningkatan mutu layanan di rumah sakit,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, para CPNS dokter diarahkan untuk menyusun rancangan kinerja yang selaras dengan tugas pokok dokter pelayanan, indikator mutu pelayanan rumah sakit, serta standar pelayanan minimal di bidang kesehatan.

Beberapa fokus kegiatan antara lain peningkatan kepatuhan pengisian rekam medis, optimalisasi edukasi pasien, peningkatan skrining penyakit tertentu, hingga perbaikan alur pelayanan pasien.

Selain itu, CPNS dokter juga diwajibkan menyusun program aktualisasi atau proyek perubahan yang berfokus pada penyelesaian masalah nyata dalam pelayanan kesehatan.

Program tersebut meliputi optimalisasi edukasi pasien penyakit kronis, peningkatan kepatuhan penggunaan antibiotik rasional, peningkatan skrining penyakit menular, hingga penguatan komunikasi antara dokter dan pasien.

Pelaksanaan program dilakukan melalui tahapan identifikasi masalah pelayanan, penyusunan rencana aksi, implementasi di unit pelayanan, serta monitoring dan evaluasi hasil.

Tak hanya itu, Direktorat Keperawatan, Pelayanan dan Penunjang Medik juga mendorong lahirnya berbagai inovasi pelayanan kesehatan yang sederhana namun berdampak besar.

Beberapa inovasi yang dikembangkan di antaranya peningkatan pemanfaatan Electronic Medical Record (ERM), pengembangan digitalisasi Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS), edukasi pasien berbasis media digital, checklist keselamatan pasien sebelum tindakan, hingga sistem pengingat kontrol bagi pasien penyakit kronis.

Inovasi-inovasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan keselamatan pasien, efisiensi pelayanan, serta kepuasan masyarakat terhadap layanan rumah sakit.

Untuk memastikan program berjalan optimal, Direktorat Keperawatan, Pelayanan dan Penunjang Medik juga melakukan pendampingan melalui pembimbingan oleh dokter senior, monitoring implementasi inovasi, serta evaluasi capaian kinerja CPNS dokter secara berkala.

Melalui program penyusunan rancangan kinerja dan inovasi pelayanan kesehatan ini, RSUD Dr. H. Abdul Moeloek berharap para CPNS dokter tidak hanya memiliki kemampuan klinis yang baik, tetapi juga mampu berkontribusi aktif dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di Provinsi Lampung. (*)