Mudik Gratis! Pemprov Lampung Sediakan 1.616 Tiket Kereta dan 240 Tiket Bus
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung, Bambang Sumbogo. Foto: Dok.
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Pemerintah Provinsi Lampung menyediakan program mudik gratis bagi masyarakat yang ingin pulang kampung pada Lebaran 2026.
Sebanyak 1.616 tiket kereta api dan 240 tiket bus disiapkan untuk keberangkatan pada 16 Maret 2026.
Program mudik gratis kereta api akan diberangkatkan dari Stasiun Tanjungkarang, Bandar Lampung, dengan tiga perjalanan kereta.
Dua perjalanan menggunakan Kereta Api Kuala Stabas dengan rute Tanjungkarang–Baturaja yang dijadwalkan berangkat pada pukul 06.30 WIB dan 13.30 WIB.
Sementara satu perjalanan lainnya menggunakan Kereta Api Rajabasa dengan rute Tanjungkarang–Kertapati yang berangkat pada pukul 08.30 WIB.
Selain kereta api, Pemprov Lampung juga menyediakan 240 tiket bus gratis yang akan diberangkatkan pada 16 Maret 2026 pukul 07.00 WIB dari Stasiun Kereta Api Tanjungkarang, Bandar Lampung.
Program mudik gratis bus ini melayani beberapa rute tujuan di Provinsi Lampung, yakni Bandar Lampung–Krui melalui Kota Agung, Bandar Lampung–Mesuji melalui Simpang Pematang, Bandar Lampung–Blambangan Umpu, serta Bandar Lampung–Liwa.
Pendaftaran program mudik gratis ini telah dibuka sejak 11 Maret hingga 15 Maret 2026. Pendaftaran dapat ditutup lebih awal apabila kuota yang disediakan telah terpenuhi.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung, Bambang Sumbogo, menjelaskan bahwa untuk perjalanan kereta api menuju Kertapati, tiket yang telah terjual sebelumnya akan dilakukan proses pengembalian dana.
"Kalau yang ke Kertapati Palembang sudah terjual semua, nanti akan dilakukan refund. Jika nanti diambil dua hari perjalanan, maka yang sudah dibayar penumpang akan dikembalikan melalui proses yang ditangani oleh PT KAI," ujarnya saat dimintai keterangan, Kamis (12/3/2026).
Ia juga menyampaikan bahwa untuk perjalanan menggunakan KA Kuala Stabas, penjualan tiket biasanya dimulai sejak H-7 keberangkatan. Proses pengembalian dana nantinya akan dilakukan di stasiun.
Menurut Bambang, program mudik gratis ini masih difokuskan pada arus mudik. Namun jika antusiasme masyarakat tinggi, pemerintah akan mempertimbangkan penambahan layanan pada periode sebelum maupun setelah hari raya.
"Kalau memang animo masyarakat banyak, kemungkinan bisa kita siapkan juga pada H- maupun H+ untuk arus balik. Tapi saat ini programnya memang mudik gratis, bukan balik gratis," jelasnya.
Selain itu, Dishub Lampung juga terus berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait kemungkinan adanya program mudik gratis dari Jakarta menuju Lampung melalui jalur laut.
Untuk layanan bus mudik gratis, Pemprov Lampung akan memanfaatkan bus antar kota dalam provinsi (AKDP) yang memang melayani rute-rute tersebut.
Hal ini dilakukan agar pengusaha transportasi tetap mendapatkan pendapatan dan tidak mengalami kerugian selama program berlangsung.
"Kita tetap menggunakan bus AKDP yang memang melayani rute tersebut. Jadi mereka tidak mengangkut penumpang umum, tetapi penumpang dari program yang kita bayar. Dengan begitu pengusaha tidak rugi," kata Bambang. (*)
Berita Lainnya
-
Polri Gelar Gerakan Pangan Murah Serentak, Dirbinmas Polda Lampung Ajak Warga Manfaatkan Tebus Murah
Kamis, 12 Maret 2026 -
Operasi Ketupat 2026, Lampung Kerahkan 4.232 Personel dan Sebar 92 Pos di Jalur Mudik
Kamis, 12 Maret 2026 -
Forum Silaturahmi Kamtibmas Polda Lampung, Dirbinmas Polda Lampung Tekankan Sinergi Polri dan Masyarakat
Kamis, 12 Maret 2026 -
KPK Tahan Mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas Kasus Korupsi Kuota Haji
Kamis, 12 Maret 2026



