Usai Tembak Teman Saat Main Kartu, Pemuda di Lampung Timur Menyerahkan Diri ke Polisi
Gusta Efendi diamankan Polisi usai menyerahkan diri. Foto: Ist
Kupastuntas.co, Lampung Timur – Pelaku penembakan yang menewaskan Hermansyah (36) di Kabupaten Lampung Timur akhirnya menyerahkan diri kepada polisi. Pelaku bernama Gusta Efendi (21) datang ke Mapolres Lampung Timur dengan diantar oleh pihak keluarganya.
Pelaku diserahkan ke pihak kepolisian pada Rabu (11/3/2026). Bersamaan dengan penyerahan tersebut, polisi juga mengamankan barang bukti berupa satu pucuk senjata api rakitan.
Kasat Reskrim Polres Lampung Timur, AKP Stefanus Boyoh mengatakan, pelaku datang menyerahkan diri setelah diantar oleh keluarganya.
“Tadi pagi kami mengamankan pelaku penembakan terhadap korban Hermansyah. Pelaku menyerahkan diri dengan diantar oleh pihak keluarga,” kata Stefanus, Rabu.
Selain mengamankan pelaku, polisi juga menyita barang bukti berupa senjata api rakitan jenis revolver beserta proyektilnya.
“Bersamaan dengan pelaku, kami juga mengamankan barang bukti satu pucuk senjata api rakitan jenis revolver berikut proyektilnya,” ujarnya.
Saat ini, Gusta Efendi telah resmi ditahan dan masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik untuk mendalami motif penembakan tersebut.
“Masih kami dalami keterangannya. Yang bersangkutan juga sudah kami lakukan penahanan,” tegasnya.
Diketahui sebelumnya, Hermansyah (36), warga Dusun II, Desa Negara Batin, Kecamatan Jabung, Lampung Timur, tewas ditembak oleh rekannya sendiri.
Peristiwa penembakan itu terjadi di Dusun VII, Desa Negara Batin, Kecamatan Jabung, pada Selasa (10/3/2026) sekitar pukul 01.00 WIB.
Korban mengalami dua luka tembak, masing-masing di bagian perut dan kepala sebelah kanan.
AKP Stefanus Boyoh menjelaskan, peristiwa tersebut bermula ketika korban bersama sejumlah rekannya sedang berkumpul dan bermain kartu. Keributan kemudian terjadi akibat saling ejek yang berujung pada aksi penembakan.
“Kalau terkait dugaan judi masih kami dalami. Saat ini masih dalam penyelidikan. Namun yang pasti, awalnya terjadi cekcok saat permainan kartu dan kumpul-kumpul antar teman,” jelasnya.
Setelah ditembak, korban sempat dilarikan ke Puskesmas Jabung untuk mendapatkan pertolongan pertama. Namun karena kondisinya kritis, korban kemudian dirujuk ke RS Sukadana.
“Namun nahas, korban meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit,” tuturnya.
Polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan sejumlah barang bukti, serta memeriksa beberapa saksi guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut. (*)
Berita Lainnya
-
Petani Was Was Harga Gabah Anjlok Rp 4.500 per Kg di Lampung Timur
Selasa, 02 April 2024 -
Jerit Nelayan di Kuala Penet Lamtim Tidak Pernah Nikmati Solar Subsidi
Selasa, 02 April 2024 -
74 Kasus Kekerasan Terjadi di Lamtim Selama 2023, Didominasi KDRT dan Seksual
Senin, 01 April 2024 -
Polisi Tutup Mata Soal Tambang Batu Ilegal di Way Jepara Lamtim
Senin, 01 April 2024



