• Minggu, 15 Maret 2026

Gagal Curi Motor di Depan SMKN 5 Bandar Lampung, Pelaku Babak Belur Dihajar Warga

Minggu, 15 Maret 2026 - 04.24 WIB
20

Pelaku pencurian motor di Sukabumi Bandar Lampung tak berkutik saat diamankan warga. Foto: Ist

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Percobaan pencurian sepeda motor jenis Honda Beat terjadi di Jalan P. Tirtayasa, Kecamatan Sukabumi, tepatnya di depan SMKN 5 Bandar Lampung, Minggu (15/3/2026) sekitar pukul 00.20 WIB. 

Dalam kejadian tersebut, satu pelaku berhasil diamankan warga dalam kondisi babak belur, sementara satu pelaku lainnya melarikan diri.

Jusyadi, salah satu saksi mata, mengatakan peristiwa itu bermula saat dirinya berada di dalam ruko tempat ia bekerja.Ia kemudian mendengar suara mencurigakan dari arah sepeda motor yang terparkir di luar.

“Saya lagi di dalam, tiba-tiba dengar suara motor seperti sedang dibuka. Teman saya langsung keluar untuk mengecek,” kata Jusyadi kepada Kupas Tuntas saat diwawancarai 

Saat diperiksa, motor yang merupakan milik atasannya itu sudah sempat hendak dibawa kabur oleh pelaku. Namun aksi tersebut diketahui sehingga pelaku langsung melarikan diri dan menjatuhkan motor itu di lokasi.

Menurutnya, pelaku berjumlah dua orang. Salah satu pelaku diduga lebih dulu kabur menggunakan sepeda motor, sementara satu pelaku lainnya berusaha melarikan diri dengan berlari dan dikejar oleh rekan kerjanya.

Pelarian pelaku akhirnya terhenti setelah seorang pengendara motor dari arah berlawanan membantu menghadang dan menabrak pelaku hingga terjatuh. Warga yang juga mengetahui kejadian itu kemudian berhasil mengamankan pelaku tersebut.

Berdasarkan video amatir yang diterima Kupas Tuntas, pelaku terlihat dalam kondisi tertunduk dan mengalami luka di bagian wajah serta kaki kanan setelah sempat menjadi sasaran amukan warga.

Dalam video tersebut, pelaku mengaku bernama Alfi dan berasal dari wilayah Tanjung Bintang. Namun pengakuan tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya.

Saat ini pelaku beserta barang bukti berikut saksi utama telah dibawa oleh pihak berwajib untuk proses lebih lanjut. Hingga berita ini diterbitkan, Kupas Tuntas masih menunggu keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait kronologi lengkap serta identitas pelaku. (*)