• Jumat, 20 Maret 2026

Kepala Desa Pagar Dalam Pesisir Barat Ditemukan Meninggal di Sungai Way Marang

Jumat, 20 Maret 2026 - 20.25 WIB
169

Pihak kepolisian saat berada di TKP penemuan jenazah. Foto: Ist

Kupastuntas.co, Pesisir Barat - Warga Kecamatan Pesisir Selatan, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat yang mengambang di aliran Sungai Way Marang, tepatnya di belakang kawasan Pasar Senin, Way Jambu, pada Jumat sore (20/3/2026). Penemuan itu sontak menarik perhatian warga di lokasi.

Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh masyarakat yang tengah beraktivitas di sekitar muara sungai. Saat itu, warga melihat jasad manusia mengapung di aliran sungai tanpa tanda-tanda kehidupan, sehingga menimbulkan kepanikan.

Karena tidak ditemukan identitas pada tubuh korban, warga sempat kebingungan untuk mengenali sosok tersebut. Mereka kemudian segera melaporkan kejadian itu kepada aparat setempat guna penanganan lebih lanjut.

Aparat bersama warga kemudian bergerak cepat menuju lokasi penemuan untuk melakukan proses evakuasi. Jasad korban dievakuasi dari aliran sungai dengan penuh kehati-hatian.

Camat Pesisir Selatan, Mirza Sahri, membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Ia mengatakan, saat pertama kali ditemukan, kondisi korban tanpa identitas sehingga belum dapat dikenali.

“Penemuan terjadi sore ini di muara Pasar Senin Way Jambu. Saat ditemukan, korban belum diketahui identitasnya dan langsung dilakukan evakuasi,” ujar Mirza Sahri.

Proses identifikasi kemudian dilakukan seiring dengan penanganan oleh pihak terkait. Sejumlah pihak turut dilibatkan untuk memastikan identitas korban secara akurat.

Setelah melalui proses identifikasi, identitas korban akhirnya berhasil diketahui. Korban diketahui bernama Eriza Deska Aryanto. Korban merupakan Peratin atau Kepala Desa Pekon Pagar Dalam, yang berada di wilayah Kecamatan Pesisir Selatan, Kabupaten Pesisir Barat.

Identitas tersebut dikonfirmasi oleh Ketua DPK APDESI Kecamatan Pesisir Selatan sekaligus Peratin Pekon Biha, Rizkon Alhuda, pada Jumat malam.

“Benar, jenazah yang ditemukan di Sungai Way Marang tersebut adalah Peratin Pekon Pagar Dalam. Saat ini jenazah sudah berada di Puskesmas Biha,” ungkap Rizkon Alhuda.

Selanjutnya, untuk memastikan penyebab kematian korban, jenazah direncanakan akan dibawa ke rumah sakit di Bandar Lampung guna menjalani proses autopsi lebih lanjut.

Peristiwa ini pun mengejutkan masyarakat, khususnya warga Pesisir Selatan dan Pekon Pagar Dalam. Sosok korban dikenal sebagai salah satu tokoh pemimpin di wilayah tersebut.

Saat pertama kali ditemukan, tidak adanya identitas pada korban sempat menyulitkan proses pengenalan, sehingga membutuhkan waktu hingga akhirnya identitas dapat dipastikan.

Hingga kini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara pasti penyebab meninggalnya korban, sementara duka mendalam menyelimuti masyarakat atas kepergian salah satu pemimpin di daerah tersebut. (*).