Melonjak, Harga Daging Sapi di Kotaagung Tanggamus Tembus Rp 180 Ribu per Kg
Pedagang saat melayani pembeli daging di Pasar Kotaagung, Kabupaten Tanggamus, Jumat (20/3/2026). Foto: Sayuti/kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Tanggamus - Lonjakan permintaan daging sapi dan kerbau terjadi di Kecamatan Kotaagung, Kabupaten Tanggamus, menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah yang hampir bersamaan dengan Hari Raya Nyepi tahun 2026. Kondisi ini memicu kenaikan harga yang cukup signifikan dalam beberapa hari terakhir.
Berdasarkan pantauan di pasar tradisional seperti Pasar Kotaagung, harga daging sempat menyentuh angka Rp180.000 per kilogram pada Rabu (18/3/2026).
Kenaikan ini dipicu tingginya kebutuhan masyarakat yang bersiap menyambut dua hari besar keagamaan sekaligus.
Namun, sehari berselang pada Kamis (19/3/2026), harga mulai mengalami penurunan sebesar Rp10.000 menjadi Rp170.000 per kilogram. Hingga hari ini, Jumat (20/3/2026), harga tersebut masih bertahan di angka Rp170.000 per kilogram.
Sejumlah pedagang mengungkapkan, tingginya harga tidak lepas dari meningkatnya permintaan secara bersamaan, sementara pasokan relatif terbatas. Selain itu, distribusi hewan ternak dari luar daerah juga ikut memengaruhi stabilitas harga di tingkat pasar.
"Permintaan memang naik drastis, apalagi Lebaran dan Nyepi waktunya berdekatan. Biasanya hanya satu momen besar, sekarang dua sekaligus,” ujar Wawan, salah seorang pedagang daging di Pasar Kotaagung.
Kondisi ini pun dikeluhkan warga. Reni (42), seorang ibu rumah tangga di Kotaagung, mengaku terpaksa mengurangi jumlah pembelian daging akibat harga yang masih tergolong tinggi.
"Harga segitu cukup berat, biasanya beli dua kilo, sekarang paling satu kilo saja. Kebutuhan lain juga banyak menjelang Lebaran,” katanya.
Hal serupa disampaikan Rendi (40), warga lainnya, yang berharap harga bisa kembali turun dalam beberapa hari ke depan. Menurutnya, daging menjadi salah satu kebutuhan penting saat hari raya.
"Harapannya sih bisa turun lagi, minimal di bawah Rp150 ribu. Soalnya kalau mahal begini, masyarakat kecil cukup terasa,” ujarnya.
Warga berharap pemerintah daerah dapat mengambil langkah untuk menjaga stabilitas harga, terutama menjelang puncak perayaan hari besar keagamaan, agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi tanpa memberatkan. (*)
Berita Lainnya
-
Menakar Bursa Bakal Kepala Daerah Tanggamus di Pilkada 2024
Minggu, 17 Maret 2024 -
PDI Perjuangan Amankan Kursi Ketua DPRD Tanggamus Periode 2024-2029
Kamis, 07 Maret 2024 -
Tak Wajar, Perolehan Suara 4 Caleg DPD RI di Tanggamus Capai 800 Lebih di Satu TPS
Sabtu, 17 Februari 2024 -
Ketua TPD Bersama Ketua DPD PDI Perjuangan Lampung Kampanye di Tanggamus: Ganjar-Mahfud Akan Tingkatkan BLT dan PKH
Kamis, 08 Februari 2024








