Air Tak Mengalir Hampir Sebulan, Warga Tanjung Raya Geruduk Kantor Perumda Limau Kunci
Warga saat menggeruduk kantor Perumda Limau Kunci. Foto: Ist
Kupastuntas.co, Lampung Barat - Puluhan warga Pekon Tanjung Raya, Kecamatan Sukau, Kabupaten Lampung Barat, mendatangi kantor cabang Perumda Limau Kunci setempat sebagai bentuk protes atas terganggunya pasokan air bersih yang telah berlangsung hampir satu bulan, Kamis (26/3/2026).
Aksi tersebut dipicu kekecewaan warga yang mengaku kesulitan mendapat air bersih untuk kebutuhan sehari-hari, terlebih menjelang dan saat momen Lebaran yang seharusnya menjadi waktu berkumpul bersama keluarga.
Sejumlah warga terlihat menyampaikan keluhan secara langsung kepada petugas Perumda Limau Kunci Cabang Sukau, menuntut adanya kepastian terkait perbaikan layanan distribusi air yang dinilai tidak berjalan optimal.
Salah satu warga Boby, mengungkapkan bahwa dalam kurun waktu hampir satu bulan terakhir, air hanya mengalir sebanyak tiga hingga empat kali sehingga sangat membebani masyarakat.
“Sudah hampir satu bulan air tidak normal, paling hidup hanya tiga sampai empat kali. Sementara masyarakat tetap diminta membayar. Kalau menunggak takutnya diputus,” ujar Boby.
Ia menambahkan, kondisi tersebut membuat warga semakin geram karena pelayanan yang diterima tidak sebanding dengan kewajiban yang harus dipenuhi sebagai pelanggan.
Menurutnya, situasi semakin sulit karena terjadi pada momen Lebaran, ketika kebutuhan air meningkat seiring banyaknya anggota keluarga yang datang berkunjung. “Ini sudah di titik puncak kemarahan warga. Lebaran, keluarga datang banyak, tapi air tidak ada. Makanya warga sepakat datang untuk menyampaikan keluhan,” lanjutnya.
Boby juga menyebutkan bahwa warga sebelumnya telah menerima penjelasan dari pihak petugas mengenai penyebab gangguan distribusi air tersebut. Berdasarkan keterangan petugas, kata dia, aliran air tersendat akibat sumber air yang mengalami penyumbatan oleh lumpur setelah hujan deras beberapa waktu lalu.
Meski demikian, warga menilai proses perbaikan yang dijanjikan belum menunjukkan perkembangan yang signifikan hingga saat ini. “Katanya sedang diperbaiki karena ada lumpur dari hujan besar, tapi sampai sekarang belum ada progres yang jelas,” tegasnya.
Menanggapi aksi protes tersebut, pihak Perumda Limau Kunci Cabang Sukau II akhirnya melakukan musyawarah bersama tokoh masyarakat setempat untuk mencari solusi atas permasalahan yang terjadi.
Salah satu petugas Perumda Limau Kunci Cabang Sukau II kemudian membacakan hasil kesepakatan yang telah disepakati bersama warga. Dalam pernyataannya, pihak perusahaan menyampaikan komitmen untuk segera menindaklanjuti hasil musyawarah yang telah dilakukan dengan masyarakat Pekon Tanjung Raya.
Selain itu, mereka juga berjanji akan mengupayakan pendistribusian air kembali normal kepada pelanggan secara bertahap dalam waktu satu minggu ke depan. Pihak Perumda Limau Kunci Cabang Sukau II juga menyatakan kesediaannya untuk menerima seluruh keluhan dan aspirasi masyarakat serta berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan ke depannya.
Sementara itu, Plt Direktur Perumda Limau Kunci, Pirwan Bachtiar saat di minta tanggapan tidak memberikan respon meskipun pesan WhatsApp yang dikirim sudah sampai. (*)
Berita Lainnya
-
Bupati Lampung Barat Soroti Etika Perayaan Sekura, Tegur Kostum Vulgar dan Aksi Minta Uang
Kamis, 26 Maret 2026 -
Korban Tenggelam di Pantai Krui Dipulangkan, Pemkab Lambar Berikan Fasilitas Penjemputan
Rabu, 25 Maret 2026 -
Dapur Belum Lengkapi Sertifikat Terancam Disetop, MBG Mulai Lagi 30 Maret
Rabu, 25 Maret 2026 -
Kecelakaan di Pasar Liwa Lampung Barat, Pengendara Motor Ditemukan Tergeletak Bersimbah Darah
Rabu, 25 Maret 2026








