Libur Panjang Lebaran, Polisi Perketat Pengamanan Wisata di Metro
Sejumlah personil Polres Metro yang ditugaskan melakukan pengamanan di sejumlah titik tempat wisata di Kota setempat. Foto: Ist
Kupastuntas.co, Metro - Momentum libur panjang Idul Fitri 1447 Hijriah
kembali menjadi ujian nyata bagi kesiapsiagaan aparat keamanan di daerah. Di
tengah lonjakan mobilitas masyarakat yang memadati berbagai destinasi rekreasi,
jajaran Polres Metro memilih tidak mengambil risiko dengan pengamanan yang
diperketat, patroli digencarkan, dan pendekatan humanis dikedepankan.
Langkah ini bukan tanpa alasan. Setiap tahun, euforia Lebaran selalu
diiringi peningkatan signifikan aktivitas warga, mulai dari silaturahmi hingga
wisata keluarga. Di Kota Metro, ruang-ruang publik seperti taman kota, wahana
rekreasi, hingga pusat keramaian berubah menjadi titik temu ribuan orang dalam
waktu bersamaan.
Situasi ini, jika tidak dikelola dengan baik, berpotensi melahirkan
kerawanan sosial, mulai dari kemacetan, kehilangan barang, hingga tindak
kriminalitas.
Kapolres Metro, Hangga Utama Darmawan, menegaskan bahwa institusinya telah
menyiapkan strategi berlapis untuk memastikan keamanan tetap terkendali.
Penempatan personel di titik-titik strategis menjadi langkah awal, diperkuat
dengan patroli rutin yang berlangsung siang dan malam.
“Kami telah menempatkan personel di sejumlah objek wisata serta lokasi yang
berpotensi menimbulkan kerawanan. Patroli juga terus kami tingkatkan untuk
memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujarnya, Jumat (27/3/2026).
Namun, pengamanan yang dilakukan tidak sekadar bersifat simbolik. Polres
Metro mengombinasikan pola penjagaan statis dengan patroli dialogis. Sebuah
pendekatan yang tidak hanya mengawasi, tetapi juga membangun komunikasi
langsung dengan masyarakat.
"Petugas aktif memberikan imbauan terkait kewaspadaan terhadap
pencopetan, pengawasan anak, hingga pentingnya menjaga barang bawaan,"
ucapnya.
Tidak berhenti di dalam area wisata, pengamanan juga meluas ke sektor lalu
lintas. Lonjakan kendaraan yang menuju lokasi rekreasi kerap menjadi pemicu
kemacetan, bahkan konflik kecil antar pengguna jalan. Untuk itu, Polres Metro
bersinergi dengan instansi terkait seperti Dinas Perhubungan dan pengelola
wisata guna memastikan arus kendaraan tetap terkendali.
"Di lapangan, upaya ini mulai dirasakan masyarakat. Sejumlah
pengunjung mengaku lebih tenang dengan kehadiran polisi yang tidak hanya
berjaga, tetapi juga aktif membantu dan memberikan informasi," ungkapnya.
Meski demikian, pengamanan Lebaran sejatinya bukan hanya tanggung jawab
aparat. Kapolres mengingatkan bahwa partisipasi masyarakat tetap menjadi kunci
utama. Kesadaran kolektif untuk menjaga ketertiban, mengawasi keluarga, serta
melaporkan hal mencurigakan adalah fondasi dari keamanan yang berkelanjutan.
"Dengan sinergi antara kepolisian dan warga, libur panjang Idul Fitri
diharapkan tidak hanya menjadi momen kebahagiaan, tetapi juga contoh bagaimana
ketertiban publik bisa dijaga di tengah euforia massal. Sebab pada akhirnya,
keberhasilan pengamanan bukan diukur dari banyaknya personel yang diturunkan,
melainkan dari seberapa tenang masyarakat menjalani hari rayanya,"
tandasnya. (*)
Berita Lainnya
-
Gempa 2,5 Magnitudo Guncang Metro, BPBD Imbau Warga Waspada Gempa Susulan
Rabu, 25 Maret 2026 -
Polisi Tangkap ART Pencuri Perhiasan Majikan di Metro
Rabu, 25 Maret 2026 -
Pemudik Keluhkan Infrastruktur Jalan di Metro Rusak
Rabu, 25 Maret 2026 -
Pastikan Keamanan Malam Takbiran, Forkopimda Metro Cek Pospam dan Posyan
Jumat, 20 Maret 2026








