• Jumat, 27 Maret 2026

Libur Panjang Lebaran, Polisi Perketat Pengamanan Wisata di Metro

Jumat, 27 Maret 2026 - 11.00 WIB
42

Sejumlah personil Polres Metro yang ditugaskan melakukan pengamanan di sejumlah titik tempat wisata di Kota setempat. Foto: Ist

Kupastuntas.co, Metro - Momentum libur panjang Idul Fitri 1447 Hijriah kembali menjadi ujian nyata bagi kesiapsiagaan aparat keamanan di daerah. Di tengah lonjakan mobilitas masyarakat yang memadati berbagai destinasi rekreasi, jajaran Polres Metro memilih tidak mengambil risiko dengan pengamanan yang diperketat, patroli digencarkan, dan pendekatan humanis dikedepankan.

Langkah ini bukan tanpa alasan. Setiap tahun, euforia Lebaran selalu diiringi peningkatan signifikan aktivitas warga, mulai dari silaturahmi hingga wisata keluarga. Di Kota Metro, ruang-ruang publik seperti taman kota, wahana rekreasi, hingga pusat keramaian berubah menjadi titik temu ribuan orang dalam waktu bersamaan.

Situasi ini, jika tidak dikelola dengan baik, berpotensi melahirkan kerawanan sosial, mulai dari kemacetan, kehilangan barang, hingga tindak kriminalitas.

Kapolres Metro, Hangga Utama Darmawan, menegaskan bahwa institusinya telah menyiapkan strategi berlapis untuk memastikan keamanan tetap terkendali. Penempatan personel di titik-titik strategis menjadi langkah awal, diperkuat dengan patroli rutin yang berlangsung siang dan malam.

“Kami telah menempatkan personel di sejumlah objek wisata serta lokasi yang berpotensi menimbulkan kerawanan. Patroli juga terus kami tingkatkan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujarnya, Jumat (27/3/2026).

Namun, pengamanan yang dilakukan tidak sekadar bersifat simbolik. Polres Metro mengombinasikan pola penjagaan statis dengan patroli dialogis. Sebuah pendekatan yang tidak hanya mengawasi, tetapi juga membangun komunikasi langsung dengan masyarakat.

"Petugas aktif memberikan imbauan terkait kewaspadaan terhadap pencopetan, pengawasan anak, hingga pentingnya menjaga barang bawaan," ucapnya.

Tidak berhenti di dalam area wisata, pengamanan juga meluas ke sektor lalu lintas. Lonjakan kendaraan yang menuju lokasi rekreasi kerap menjadi pemicu kemacetan, bahkan konflik kecil antar pengguna jalan. Untuk itu, Polres Metro bersinergi dengan instansi terkait seperti Dinas Perhubungan dan pengelola wisata guna memastikan arus kendaraan tetap terkendali.

"Di lapangan, upaya ini mulai dirasakan masyarakat. Sejumlah pengunjung mengaku lebih tenang dengan kehadiran polisi yang tidak hanya berjaga, tetapi juga aktif membantu dan memberikan informasi," ungkapnya.

Meski demikian, pengamanan Lebaran sejatinya bukan hanya tanggung jawab aparat. Kapolres mengingatkan bahwa partisipasi masyarakat tetap menjadi kunci utama. Kesadaran kolektif untuk menjaga ketertiban, mengawasi keluarga, serta melaporkan hal mencurigakan adalah fondasi dari keamanan yang berkelanjutan.

"Dengan sinergi antara kepolisian dan warga, libur panjang Idul Fitri diharapkan tidak hanya menjadi momen kebahagiaan, tetapi juga contoh bagaimana ketertiban publik bisa dijaga di tengah euforia massal. Sebab pada akhirnya, keberhasilan pengamanan bukan diukur dari banyaknya personel yang diturunkan, melainkan dari seberapa tenang masyarakat menjalani hari rayanya," tandasnya. (*)